Ahad, 9 Jumadil Awwal 1444 H / 4 Desember 2022

50 Persen Perusahaan Belanda Dikuasai China, Munculkan Kekhawatiran Spionase Beijing

Redaksi – Jumat, 30 September 2022 09:28 WIB

eramuslim.com – Sekitar setengah dari 903 perusahaan yang terdaftar di Belanda dikuasai China. Ini semakin menimbulkan kekhawatiran adanya spionase Beijing di balik keberadaan mereka.

RTL Nieuws dan Follow the Money dalam laporannya menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut aktif di Pelabuhan Rotterdam dan sektor telekomunikasi dan energi.

Belanda adalah negara yang menarik bagi China.

Antara tahun 2018 dan 2021, hampir 90 persen investasi China di Eropa masuk ke empat negara, yaitu  Inggris, Jerman, Prancis, dan Belanda.
“Ada banyak dari mereka,” kata pakar China Jonathan Holslag dari Free University di Brussels kepada RTL Nieuws tentang daftar perusahaan yang dimaksud.

“Ini cukup sulit bagi pemerintah untuk memantau mereka,” katanya.

China juga memiliki beberapa perusahaan transshipment peti kemas besar di Pelabuhan Rotterdam, termasuk COSCO – pemain terkemuka dalam arus peti kemas antara Eropa dan China.

Perusahaan teknologi tinggi China juga bermunculan di sekitar universitas teknik di Belanda, seperti Universitas Teknologi EiEindhoven. Setidaknya delapan perusahaan China yang berfokus pada pengetahuan teknologi tinggi bermunculan di sana.

Holslag menyebut kehadiran China di Pelabuhan Rotterdam dan universitas teknik sangat mengkhawatirkan.

“Kita harus mempertimbangkan bahwa China melihat kerja sama sebagai sarana, bukan tujuan. Ini adalah sarana untuk mengambil teknologi kita, pengetahuan kita dalam jangka panjang, agar tidak lagi bergantung pada negara lain,” katanya.

“China memiliki akses ke pasar kami dan ingin secara bertahap mendominasi rantai logistik itu. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi begitu saja. Beberapa kehati-hatian diperlukan di sini,” lanjut Holslag.

Perusahaan China juga menonjol di sektor energi surya Belanda. Chint Solar, misalnya, yang memiliki 13 taman surya di Belanda yang memasok listrik ke 160.000 rumah tangga. Enam taman surya lainnya sedang dikembangkan.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

TETAP MEWASPADAI KOMUNIS

Jumat, 30/09/2022 07:46

Berita Lainnya

Trending