Rabu, 16 Zulqa'dah 1441 H / 8 Juli 2020

Berhasil Meroket! Utang Pemerintah dan BUMN Tembus Rp.10.600 TRILIUN

Redaksi – Kamis, 17 Jumadil Akhir 1441 H / 13 Februari 2020 19:26 WIB

Eramuslim.com – MENGAPA utang pemerintah dan BUMN harus dihitung sebagai satu kesatuan? Karena memang demikian adanya, keduanya sudah berkumpul menjadi beban negara yang bercampur dalam satu tempat, seperti air dalam mangkuk tempat cuci tangan.

Bagaimana bisa terjadi demikian? Pertama, karena pemerintah mengambil utang dari BUMN, baik BUMN bank maupun BUMN non bank dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN). Kedua, BUMN non bank mengambil utang dari bank bank BUMN dan BUMN keuangan non bank yakni BUMN asuransi. Ketiga, BUMN bank mengambil utang dari BUMN keuangan non bank yakni asuransi dan dana pensiun.

Utang ini kesemuanya sudah saling bercampur seperti air kotor tempat cuci tangan rame-rame, dan sekarang utang pemerintah dan BUMN sudah mencapai Rp 10.600 triliun lebih.

Jika pemerintah gagal bayar utang, maka semuanya akan berantakan. Jika BUMN bank maupun non bank gagal bayar utang maka asuransi, pensiun, berantakan. Jika asuransi dan dana pensiun gagal bayar, tahu sendiri akibatnya apa.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Analisa Lainnya

Trending