Senin, 18 Safar 1443 H / 27 September 2021

Skenario Partai Tunggal Alarm Matinya Demokrasi

Redaksi – Senin, 30 Rajab 1442 H / 15 Maret 2021 13:40 WIB

Eramuslim.com – MEDIA Australia menyoroti Indonesia mendekati sistem partai tunggal. Sinyalemen yang membuat terperangah ada bahaya totaliterian di depan mata. Betapa tidak, sebelumnya The Economist Intelligence Unit (EIU) melaporkan indeks demokrasi Indonesia tahun 2020 terendah dalam 14 tahun terakhir.

Ide partai tunggal bukan hal baru. Bahkan UUD 1945 mengandung semangat imperatif negara integralistik yang paralel dengan sistem partai tunggal. Menelaah historis perumusan konstitusi tidak bisa lepas dari suasana pendudukan fasistik Jepang.

Anggota BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) 8 orang perwakilan kekaisaran Jepang. Tidak hanya itu, Soepomo saat pidato BPUPKI 3 Mei 1945 tegas menyatakan negara integralistik pilihan tepat sesuai adat kebiasaan masyarakat Indonesia.

Filosofis negara integralistik mengutamakan prinsip persatuan ala Tenoo Haika, menempatkan masyarakat organis tidak terpisah dengan kekuasaan kaisar atau raja. Soepomo memandang negara integralistik vis a vis dengan konsep marxisme dan sosialis demokrasi yang menurutnya lebih mengedepankan nilai-nilai individualistik.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Analisa Lainnya

Trending