Senin, 7 Rabiul Akhir 1440 H / 17 Desember 2018

Hukuman Berat Dari Sang Ayah Menanti Khabib Nurmagomedov

Redaksi – Rabu, 28 Muharram 1440 H / 10 Oktober 2018 19:00 WIB

Eramuslim.com – Pertarungan antara juara bertahan kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Khabib Nurmagomedov, dan mantan juara tak terkalahkan, Conor McGregor, di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (7/10/2018) siang WIB lalu, masih menyisakan residu. Musababnya, tak lain, adalah aksi Khabib yang melompat ke luar ring untuk menyerang rombongan McGregor seusai laga.

Khabib menang via submission di ronde keempat pertarungan itu. Cekikan yang dia berikan pada McGregor di bagian leher membuat petarung Republik Irlandia itu menyerah. Namun, masalah tak selesai sampai di situ. Bagi Khabib, pertarungan itu bukan cuma soal siapa yang berhak atas sabuk juara. Lebih dari itu, pria Dagestan itu menganggap pertarungan tadi sebagai pertaruhan harga diri.

Dalam masa promosi pralaga, McGregor yang dikenal bermulut besar itu memang tak henti-hentinya melakukan provokasi. Yang kemudian membuat Khabib sampai melakukan penyerangan terhadap rombongan McGregor tadi adalah mengapa lawannya itu sampai harus membawa-bawa agama, kebangsaan, serta keluarganya. Penjelasan demikianlah yang diberikan Khabib pada konferensi pers pascalaga kepada para wartawan.

“Mereka bilang dia juara dunia di dua kelas berbeda, tetapi hari ini dia menyerah. Ini adalah olahraga penuh respek, bukan tempat adu bacot. Aku ingin mengubah olahraga ini, di mana tak ada lagi orang yang berbicara ngawur tentang lawannya,” kata Khabib kala itu.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Dunia Islam Lainnya

Trending