Selasa, 11 Jumadil Awwal 1444 H / 6 Desember 2022

George Galloway Bertemu Haniyah

Mashadi – Kamis, 14 Rabiul Awwal 1430 H / 12 Maret 2009 12:35 WIB

Anggota parlemen Inggris, yang memimpin rombongan konvoi ‘Viva Palestina’ dari Inggris, George Galloway, bertemu dengan Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniyah, di sebuah tempat yang dirahasiakan. Haniyah yang luput dari agresi militer Israel itu, akhir Desember lalu, bertemu dengan tokoh Inggris di kantornya Rabu, kemarin.

Dalam pertemuan itu, Haniyah menghadiahkan sebuah paspor Palestina sebagai ‘hadiah’ bagi Galloway. Penyerahan paspor itu diabadikan dalam sebuah poto ditempat yang dirahasiakan. Artinya, Galloway menjadi warga negara kehormatan Palestina.

Galloway berhasi memasuki Gaza, Selasa, dan memimpin sebuah delegasi dari Inggris, yang berjumlah besar (500 tokoh), yang melakukan iring-iringan (konvoi) sejak dari Inggris, kemudian mengarungi gurun pasir, yang panjangnya mencapai 12.000 kilometer, mulai dari Perancis, Spanyol, dan masuk Marokko, Aljazair, Tunisia, Libya, dan Mesir. Dalam kesempatan itu, Galloway menyerahkan bantuan kemanusiaan, sebesar $ 1.1 juta dolar untuk rakyat Gaza. Tentu, yang menarik dalam rombongan itu, terdapat seorang tokoh, Lauren Booth, yang menjadi ipar mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, yang menjadi utusan khusus PBB untuk Palestina.

Senin, rombongan yang telah menempuh perjalanan yang panjang itu, masuk kota perbatasan Rafah, dan Galloway, yang memimpin rombongan itu, langsung mencium tanah (sujud). ‘Viva Palestina’, yang membawa bahan bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, pakaian, dan sejumlah keperluan lainnya, sempat mendapat kesulitan dari fihak keamanan Mesir. Galloway yang memimpin 300 delegasi dari Inggris, dan 200 dari Libya itu, berhasil masuk Gaza, yang menjadi tokoh Erupa yang pertama masuk Gaza dengan rumbongannya.

Menteri Sosial Palestina, Ahmed Khurd, dari Hamas, menyatakan terima kasihnya kepada Galloway, dan menjuluki Galloway sebagai ‘pahlawan’. Galloway sendiri merasa sangat emosional dapat sampai ke Gaza, sesudah wilayah itu dibombardir Israel, selama 23 hari, tanpa henti. (m/jp)

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Something Stupid

Senin, 07/05/2007 08:31

Sahabat dan Amal

Selasa, 23/03/2010 06:33

Tak Kan Lari Jodoh DIkejar

Kamis, 15/05/2014 10:49

SBY dan Neo-Liberal

Selasa, 05/05/2009 11:26

10 Tahun Rakyat Dipimpin Orde Citra

Kamis, 13/02/2014 08:03

Ketika Komunikasi di Ambang Sekarat

Sabtu, 16/07/2011 09:14

Al-Wala' Wal-Bara'

Selasa, 11/08/2009 00:04

Baca Juga

Palestina Harus Mengakui Israel

Kamis, 12/03/2009 10:44

AS, Negeri Pengangguran

Kamis, 12/03/2009 10:24

Amerika Menuju Drop-Out Nation

Rabu, 11/03/2009 17:04

Somalia Akan Terapkan Syariah Islam

Rabu, 11/03/2009 12:42

Dunia Islam Lainnya

Trending