Jum'at, 12 Rabiul Awwal 1442 H / 30 Oktober 2020

Galang Kekuatan untuk Antisipasi China, PM Jepang Dekati Indonesia dan Vietnam

Redaksi – Sabtu, 28 Safar 1442 H / 17 Oktober 2020 11:00 WIB

Jepang berencana menandatangani perjanjian dengan Vietnam untuk mengizinkannya mengekspor peralatan dan teknologi pertahanan ke negara itu, menurut laporan Nikkei pekan ini. Seorang pejabat Jepang mengungkapkan Negeri Sakura itu tengah merundingkan peningkatan kerja sama pertahanan dengan Hanoi dan Jakarta.

Lawatan Suga mengikuti pertemuan Tokyo dengan Dialog Keamanan Kuadrilateral (Quad) pekan lalu. Quad merupakan kelompok tak resmi beranggotakan India, Australia, Jepang, dan AS, yang dianggap Washington sebagai benteng pertahanan melawan China. Beijing pun mengkritik Quad sebagai ‘NATO’ untuk menahan China.

Menurut Ha Hoang Hop dari ISEAS-Yusof Ishak Institute di Singapura, Vietnam dapat mendukung Quad karena kelompok itu lebih inklusif dan karena Beijing semakin agresif di Laut China Selatan. Sementara itu, Indonesia masih berjaga-jaga.

“Indonesia, yang paling unggul dalam sentralitas ASEAN, akan menjadi sangat ambivalen terkait Quad, lantaran merusak seluruh prinsipnya. Mereka tidak mungkin bergabung dalam Quad,” duga Euan Graham dari Institut Internasional Kajian Strategis.

Vietnam telah menjadi pilihan populer bagi perusahaan Jepang. Setengah dari 30 perusahaan Jepang yang memanfaatkan skema pemerintah 23,5 miliar yen (Rp3,2 triliun) untuk mendiversifikasi rantai pasokan di Asia Tenggara menargetkan Vietnam. Kondisi ini secara agresif menarik investasi Jepang.

Di sisi lain, hanya 1 dari 30 perusahaan itu yang mengincar Indonesia. Pasalnya, perusahaan Jepang mengeluhkan birokrasi berbelit, sehingga Tokyo mendesak perbaikan.[]

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Berita Lainnya

Trending