Jum'at, 30 Zulqa'dah 1443 H / 1 Juli 2022

Gugatan Gatot Nurmantyo soal Presidential Threshold Tak Main-Main: Ini Bentuk Kudeta Terselubung

Redaksi – Jumat, 28 Januari 2022 13:40 WIB

eramuslim.com – Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo menegaskan alasan dirinya menggugat Presidential Threshold 20 persen, karena akan mengancam demokrasi di Indonesia.

Melansir Wartaekonomi.co.id — jaringan Suara.com, dalam sidang  lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), Gatot menegaskan tidak ada perubahan permohonan mengenai kedudukan hukum (legal standing) Pemohon, yaitu terkait hak untuk memilih dan hak untuk dipilih.

Dalam sidang tersebut, Gatot memohon kepada hakim agar syarat capres menjadi 0 persen.

Sidang ini dipimpin Hakim Konstitusi Aswanto. Anggotanya Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih dan Hakim Konstitusi Suhartoyo.

Agenda sidang adalah perbaikan permohonan pengujian Pasal 222 UU Pemilu yang berisi aturan presidential threshold atau ambang batas syarat mengajukan capres 20 persen kursi di DPR atau 25 persen hasil suara pemilu.

Dalam gugatannya, Gatot menyatakan, presidential threshold itu bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 6 Ayat (2), Pasal 6A Ayat (2), dan Pasal 6A Ayat (5).

“Dari hasil analisa, renungan, kami berkesimpulan, presidential threshold 20 persen sangat berbahaya. Ini adalah bentuk kudeta terselubung terhadap negara demokrasi menjadi partaikrasi melalui berbagai rekayasa undang-undang,” kata Gatot, yang mengikuti sidang secara online.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Ketika Waktu Terbuang Sia-Sia

Rabu, 07/05/2008 05:21

Iedul Fitri Tetaplah Berempati

Jumat, 17/09/2010 07:23

Dibalik Kelembutan Salju

Sabtu, 27/12/2014 08:05

Hati Kecil Sedang Gelisah

Rabu, 28/04/2010 05:28

Ambisi Dajjal

Sabtu, 14/12/2019 16:00

Kerkhoff, Bukti Keadilan Sang Sultan

Minggu, 27/03/2011 05:17

SEGUDANG MANFAAT MINYAK IKAN SALMON

Sabtu, 31/08/2019 18:50

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending