Rabu, 18 Zulhijjah 1440 H / 21 Agustus 2019

Jokowi Mulai Cemas Ketika Cina Mainkan Yuan

Redaksi – Rabu, 11 Zulhijjah 1440 H / 14 Agustus 2019 09:00 WIB

“Artinya kita belum putus semuanya. Sedang dibahas. Masih ada hal-hal yang kita bicarakan lebih lanjut, sekarang belum waktunya menjelaskan,” tegas Darmin di kompleks kepresidenan Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Pelemahan yuan tentu bukan kabar baik bagi Indonesia. Pasalnya, produk asal China akan menjadi lebih murah di pasar global, dan secara langsung mendongkrak kinerja ekspor negeri Tirai Bambu.

Di tengah keretakan hubungan dagang antara China dan AS, produk China pun bisa leluasa berpenetrasi ke negara lain, tak terkecuali Indonesia. Bukan tidak mungkin, Indonesia akan kebanjiran produk China.

Apalagi, Yuan tercatat sudah melemah 3,03% terhadap nilai tukar rupiah sejak awal tahun. Kondisi ini tentu memungkinkan impor dari China akan mengalir deras ke berbagai wilayah di Indonesia.

Sepintas, memang hanya AS dan China yang terlibat dalam perang dagang. Namun, dampak dari hal ini terhadap perekonomian Indonesia mungkin menjadi alasan kuat Jokowi sampai-sampai harus membahas masalah ini dalam rapat tertinggi. [cb]

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending