Ahad, 9 Jumadil Awwal 1444 H / 4 Desember 2022

Ocehan Mahfud MD Ini Bikin Marah Rakyat Papua, Waduh!

Redaksi – Jumat, 30 September 2022 14:10 WIB

eramuslim.com – Pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, baru-baru ini mengenai Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua menimbulkan polemik.

Masyarakat Papua merasa dilecehkan, termasuk para penyelenggara pemerintahan di Bumi Cenderawasih. Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Papua, Willem Wandik mengaku berang dan sakit hati dengan ocehan Mahfud tersebut.

“Kami marah karena pernyataan Pak Mahfud MD (mengatakan) bahwa selama 20 tahun Dana Otsus sejak 2001 telah dikucurkan di Tanah Papua sebanyak kurang lebih Rp1000 triliun, tetapi tidak nampak apa-apa dalam pembangunan,” kata Willem dalam interupsinya di Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Plt Ketua DPD Demokrat Papua tersebut mengingatkan Papua memiliki posisi kunci sebagai wilayah yang strategis terhadap Indonesia. Sebab, kedaulatan mata uang rupiah ditentukan oleh jumlah emas yang menjadi kekayaan suatu negara atau cadangan devisa.

Sehingga, underlying asset itu dapat dijadikan dasar pemerintah mencetak rupiah.

“Sehingga, inilah arti pentingnya Tanah Papua terhadap Indonesia bahwa Papua menjadi jaminan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar,” ungkapnya.

Sehingga ia mempertanyakan apakah posisi strategis Papua itu sepadan dengan dihargai sebesar Rp138,5 triliun tersebut untuk dua provinsi di Papua selama 20 tahun pelaksanaan Otsus jilid pertama.

Di mana pada Otsus Jilid Pertama 2001-2021 Dana Otsus Papua adalah 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU). Selanjutnya pada Otsus 20 tahun kedua (Otsus jilid kedua) pada 2022-2041 ditambah dua persen menjadi 2,25 persen.

“Oleh karena itu, kami minta Pak Mahfud MD kiranya bisa dipertanggungjawabkan pernyataan itu kepada masyarakat Papua,” tegas Willem.

Sebelumnya Menko Polhukam Mahfud MD marah karena pemerintah pusat telah mencairkan dana Otsus Rp1.000,7 triliun sejak 2001. Tetapi, masyarakat Papua tetap miskin. Mahfud menyebut, sejak pemerintahan Gubernur Lukas Enembe, pemerintah pusat menganggarkan Rp500 triliun.

Diketahui, Dana Otsus sejumlah Rp1000,7 triliun itu merupakan akumulasi dari Dana Otsus, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Desa, dan belanja kementerian/Lembaga.

Secara rinci, Dana Otsus dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) sebesar Rp138,65 triliun; Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp702,30 triliun; dan Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp251,29 triliun. [Fajar]

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Kisah Ketegasan Seorang Ulama

Kamis, 19/09/2019 16:15

Di Tujuh Lokasi Ini Dilarang Sholat

Kamis, 18/03/2021 11:30

Bunda, Rindu Ini Melangit Lagi

Sabtu, 27/10/2012 10:51

Hujan Turun, Baca Doa Ini

Selasa, 17/12/2019 15:59

Sholat Berjamaah dan Sendiri

Rabu, 29/04/2009 11:11

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending