Sabtu, 5 Rajab 1444 H / 28 Januari 2023

Pemerintah Beri Hak Pengelolaan Lahan IKN 180 Tahun ke Investor, Netizen: Bukan Ngemis, Tapi Melacur

Redaksi – Senin, 10 Jumadil Awwal 1444 H / 5 Desember 2022 06:55 WIB

eramuslim.com — Rencana pemerintah memberikan hak pengelolaan lahan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) sampai dengan 180 tahun ke investor mendapat kritik tajam dari sejumlah kalangan.

Salah satunya datang dari Mantan Sekeretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu. Menurutnya, kebijakan itu sama memberi keuntungan berlipat kepada pengusaha dan bisa merugikan rakyat.

“Beginilah kerja boneka oligarki. Yang dipikirkan selalu kepentingan pengusaha. Bukan kepentingan rakyat dan negara,” ujar Said Didu melalui akun twitternya, @msaid_didu.

Cuitan itu pun ramai dibahas netizen. “Ini si bener bukan ngemis namanya.. Tapi melacurkan diri..,” tulis salah satu netizen.

“180 thn ??? Pertanggung Jawabnya nanti gimana tuya… Bahlil Hidupnya brapa thn lagi sih…Kalo diperpanjang dan di-perpanjang lagi kerna utang… Sama juga Jual ‘Ibu Pertiwi’,” kritik lainnya.

“Hongkong saja disewa Inggris 99 tahun setelah menang perang candu, ini tiba2 180 tahun kaya lego negara.. 😅,” cuap lainnya.

 

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending