Rabu, 8 Rabiul Awwal 1444 H / 5 Oktober 2022

Pesan Menohok Ayah Brigadir J ke Ferdy Sambo: Apapun Alasannya Bohong Semualah

Redaksi – Minggu, 14 Agustus 2022 14:10 WIB

eramuslim.com – Samuel Hutabarat selaku Ayah dari Brigadir Yosua Nopriansyah Hutabarat atau Brigadir J beri pesan menohok ke Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo sendiri telah mengakui bahwa dirinya yang menciptakan skenario kebohongan atas pembunuhan terhadap Brigadir J yang erjadi di rumah dinas di akwasan Duren Tiga Jakarta Selatan.

Ferdy Sambo juga menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolri dan institusinya karena penyampaian informasi yang tidak jujur dan mencederai kepercayaan publik pada institusi Polri.

Mengenai hal tersebut, Samuel Hutabarat mengaku tidak percaya dengan motif pembunuhan terhadap Brigadir J yang disampaikan oleh Ferdy Sambo.

“Menurut prediksi saya apapun alasan Pak Ferdy Sambo itu sudah dalam tindakan bohong semualah. Yang pertama saja skenarionya bohong,” kata Samuel Hutabarat, pada Sabtu 13 Agustus 2022.

Menurutnya, mantan kadiv propam adalah pembohong. Hal itu dilihat dari bagaimana Sambo dengan lihai membuat skenario pembunuhan Yoshua.

“Sesudah dapat tersangka baru, aktor di balik kejadian ini semua bahwa aktor yang sudah di tahan di Mako Brimob, Kelapa Gading Pak Ferdy Sambo ini semua jadi buyar. Kembali ke skenario bari lagi nampaknya,” lanjut ayah kandung Yoshua.

Sebelumnya, Ferdy Sambo akhirnya mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf. Sambo menyampaikan permohonan maaf ke institusi Polri bahkan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kata Sambo, perbuatan yang dilakukannya demi menjaga dan melindungi marwah keluarganya. Permintaan maaf Ferdy Sambo disampaikan melalui kuasa hukumnya, Arman Hanis.

Ferdy Sambo meyampaikannya lewat kuasa hukumnya Arman di rumah pribadi Sambo, Jalan Saguling III, Jakarta Selatan, Kamis 11 Agustus 2022.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending