Ahad, 21 Rabiul Akhir 1443 H / 28 November 2021

Senator Australia Tuding Walhi Terlibat Organisasi Teror, Dibantah

Noffellisa – Rabu, 14 Sya'ban 1428 H / 29 Agustus 2007 20:40 WIB

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyanggah tuduhan senator Australia Ian Mc Donald yang mengeluarkan pernyataan di depan parlemen Australia pada 9 Agustus lalu, yang mengatakan bahwa Walhi beraliansi dengan organisasi teroris di Indonesia.

“Seluruh tuduhan yang disampaikan Ian Mc Donald adalah sangat tendensius anti demokrasi, manipulatif dan anti pluralisme, ” ujar Ketua Dewan Nasional Walhi Jonson Panjaitan dalam pernyataan persnya, Rabu (29/8).

Jonson mengatakan tuduhan itu sangat tidak masuk akal, karena selama 27 tahun, Walhi hanya mengkampanyekan masalah lingkungan kepada masyarakat luas secara terbuka dan tidak pernah melakukan kekerasan.

Terhadap pernyataan senator tersebut, Jonson melihat kekerdilan seorang senator Australia yang tanpa bukti kuat menuding Walhi. Selain dituduhkan Senator Australia, Ia mengungkap, tuduhan serupa juga dilontarkan oleh Presiden Newmont Minahasa Raya, dan harian The Straits Times Singapura tahun lalu.

Straits Times mengatakan pernah ada pemberitaan yang menyebutkan bahwa pimpinan Walhi pernah berdemonstrasi di depan kedubes AS dengan menggunakan pakaian gamis. Walhi juga dikaitkan dengan MMI, karena pernah berdemonstrasi disaat bersamaan.

Pengkaitan ini, diduga juga dilatarbelakangi karena Walhi yang mempunyai hubungan dengan Pimpinan Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) yaitu dokter Jose Rizal, yang juga menjadi dokter pribadi Ustadz Baasyir.

"Kita pernah punya kegiatan bersama denga MER-C pada saat tragedi Teluk Buyat, namun saat itu bukan hanya kami saja, ada juga pihak-pihak lain yang membantu warga Teluk Buyat, ” jelasnya.

Walhi sudah mengirimkan surat ke Senat Australia dan Senator Ian Mc Donald, untuk mencabut pernyataan itu karena tuduhan itu tidak berdasar. Walhi juga telah melayangkan surat kepada Menteri Luar Negeri untuk memprotes keras, serta bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar untuk mendiskusikan masalah ini. (novel)

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending