Rabu, 9 Ramadhan 1439 H / 23 Mei 2018

BI Ungkap Hutang Luar Negeri Indonesia Capai Rp 5.425 Triliun

zahid – Rabu, 2 Ramadhan 1439 H / 16 Mei 2018 11:45 WIB

Eramuslim – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia pada kuartal pertama tahun ini mencapai US$387,5 Miliar atau sekitar Rp5.425 triliun (kurs Rp14 Ribu per dolar AS). Angka tersebut naik 8,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, atau berjumlah US$330,04 miliar.

Berdasarkan data statistik ULN yang dirilis BI, Selasa (15/5), kenaikan terutama terjadi pada utang pemerintah yang naik 11,6 persen menjadi US$181,14 miliar atau sekitar Rp2.535 triliun. Sementara itu, utang luar negeri swasta hanya naik 6,3 persen menjadi US$174,05 miliar atau sekitar Rp2.437 triliun.

“ULN Indonesia pada akhir kuartal I 2018 tersebut tumbuh sebesar 8,7 persen, melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal sebelumnya yang mencapai 10,4 persen,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman dalam keterangan resmi, Selasa (15/5).

Agusman menjelaskan kenaikan utang luar negeri pemerintah bersumber dari penerbitan sukuk global sebesar US$ 3 miliar. Hingga akhir kuartal I 2018, ULN pemerintah didominasi Surat Berharga Negara (SBN) yang dimiliki oleh nonresiden sebesar US$124,8 miliar atau sekitar Rp1.747 triliun dan pinjaman kreditur asing sebesar US$56,3 miliar atau sekitar Rp788,2 triliun.

“Investor asing masih mencatatkan beli bersih SBN pada kuartal I 2018. Perkembangan ini tidak terlepas dari kepercayaan investor asing atas SBN domestik yang masih tinggi ditopang peningkatan peringkat utang Indonesia,” terang Agusma. (CNN)

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending