Selasa, 11 Jumadil Awwal 1444 H / 6 Desember 2022

Survei Polmatrix Indonesia, Elektabilitas Anies Baswedan Kini di Atas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo

Redaksi – Senin, 26 Zulqa'dah 1443 H / 27 Juni 2022 08:50 WIB

Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan–diolah berbagai sumber

Eramuslim.com – Elektabilitas Anies Baswedan saat ini berada di atas Praboowo Subianto dan Ganjar Prabowo.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan unggul tipis atas elektabilitas Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Berdasarkan hasil survei terbaru, Polmatrix Indonesia, elektabilitas Anies Baswedan unggul kurang lebih 1 persen dari Prabowo.

Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto menyebut elektabilitas Anies naik berkat limpahan pemilih capres-capres potensial yang akan berlaga di Pilpres 2024.

“Berkat limpahan pemilih, elektabilitas Anies berhasil mengungguli baik Prabowo maupun Ganjar dalam bursa capres,” ucapnya, Minggu, 26 Juni 2022.

Berdasarkan hasil survei Polmatrix, Anies Baswedan di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 20,8 persen, sedangkan Prabowo menyusul di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 19,3 persen, kemudian Ganjar Pranowo sebesar 18,8 persen.

 

Diungkapkannya, dukungan publik terhadap Anies Baswedan untuk pencapresan mengalami peningkatan sepanjang paruh pertama 2022.

Temuan survei Polmatrix Indonesia menunjukkan Anies berhasil naik hingga unggul dalam bursa calon presiden.

Jika dibandingkan dengan survei pada bulan Maret 2022, nama-nama yang menguasai enam besar capres mengalami penurunan elektabilitas, kecuali Anies.

“Bisa dikatakan, Anies memperoleh limpahan dukungan dari pemilih capres-capres potensial yang bakal berlaga pada Pilpres 2024,” ucapnya.

Menurut Dendik, melejitnya nama Anies tidak lepas dari dukungan yang diberikan sejumlah partai politik untuk mengusungnya sebagai capres. Misalnya, gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem yang memunculkan nama Anies di antara sejumlah nama yang diusulkan dari daerah-daerah.

Partai-partai yang lain pun menunjukkan arah dukungan terhadap Anies, seperti PKS, PPP, dan PAN. Menguatnya Anies juga membuka kemungkinan terbentuknya poros koalisi yang diinisiasi NasDem, di luar poros PDI Perjuangan maupun Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

 

Dendik memandang Ganjar masih harus berjuang untuk bisa mendapatkan tiket capres dari internal PDI Perjuangan dan cenderung mengalami stagnasi dalam setahun terakhir. Demikian pula dengan Prabowo yang elektabilitasnya relatif stabil, belum ada tanda-tanda kenaikan secara signifikan.

“Anies kini berkembang menjadi figur alternatif kepemimpinan nasional dengan mengalirnya dukungan dari pemilih moderat,” kata Dendik.

Sementara itu, dalam klaster di bawah tiga besar, terdapat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (6,8 persen) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (5,5 persen), disusul oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang relatif stabil (4,3 persen).

Nama-nama berikutnya dalam bursa capres adalah Menteri BUMN Erick Thohir (4,1 persen), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (2,7 persen), dan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini (2,4 persen).

 

Terdapat pula Ketua DPR RI Puan Maharani (1,8 persen), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (1,3 persen), dan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa (1,2 persen).

Selain itu, ada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD (1,1 persen) dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (1,0 persen). Nama-nama lainnya memiliki elektabilitas di bawah 1 persen, sedangkan sisanya menyatakan tidak tahu/tidak jawab sebanyak 8,4 persen.

Survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada tanggal 16—21 Juni 2022 terhadap 2.000 responden mewakili 34 provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error survei sebesar 2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.(FAJAR)

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Sahabat dan Amal

Selasa, 23/03/2010 06:33

Perjodohan Tidak Islami di TV Swasta

Selasa, 25/08/2009 09:56

Islamic Quotes #47

Sabtu, 13/08/2011 07:58

Peraturan untuk Tidak Memakai Jilbab

Selasa, 08/08/2006 15:31

Lambang Bulan Sabit dan Bintang

Senin, 26/03/2007 14:59

Jangan Terjebak Rutinitas Kehampaan

Selasa, 23/08/2016 12:43

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending