Selasa, 10 Muharram 1444 H / 9 Agustus 2022

Tarif Listrik Kembali Naik, Lakukan Tips Ini Agar Tagihan Tak Bengkak

Redaksi – Rabu, 14 Zulqa'dah 1443 H / 15 Juni 2022 12:20 WIB

eramuslim.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan penyesuaian tarif tenaga listrik (Tariff Adjustment) triwulan III 2022 atau periode Juli-September 2022. Kebijakan kenaikan tarif listrik ini berlaku mulai 1 Juli 2022 mendatang.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana merinci, penyesuaian tarif ini diberlakukan kepada golongan pelanggan Rumah Tangga berdaya mulai 3.500 VA ke atas (R2 dan R3) dan golongan Pemerintah (P1, P2, dan P3) yang jumlahnya sekitar 2,5 juta atau 3 persen dari total pelanggan PT PLN (Persero). Keseluruhannya adalah golongan pelanggan non subsidi.

“Golongan pelanggan Rumah Tangga di bawah 3.500 VA, Bisnis, dan Industri tarifnya tetap. Ini sesuai dengan arahan Bapak Menteri ESDM Arifin Tasrif yang menyampaikan bahwa penerapan Tariff Adjustment ini bertujuan untuk mewujudkan tarif listrik yang berkeadilan” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana, dalam konferensi pers virtual di┬áJakarta, Senin (13/6).

Rida menegaskan pelanggan golongan bersubsidi tidak terkena penyesuaian tarif listrik.

Pemerintah berkomitmen melindungi masyarakat dengan tetap memberikan subsidi listrik kepada yang berhak. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Akhwat (dilarang) Pulang Malam

Sabtu, 21/12/2013 11:20

Bank Syariah Hanya Untuk Muslim?

Selasa, 30/03/2010 00:13

Jangan Tersenyum kepada Orang Buta

Selasa, 13/04/2010 07:46

Bala Tak Pernah Mendahului Sedekah

Selasa, 03/05/2011 09:33

SUSU KAMBING NUTRIGOAT 200gr

Rabu, 22/01/2020 07:42

Malaysia Mengharamkan Syiah

Minggu, 18/01/2015 17:45

Etika Bergaul Seorang Muslimah

Kamis, 22/04/2010 14:47

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending