Selasa, 27 Zulqa'dah 1443 H / 28 Juni 2022

Tifatul Sembiring heran banyak buzzer dan pejabat memojokkan UAS: Kalian dijejalin apa oleh Singapura?

Redaksi – Sabtu, 18 Syawwal 1443 H / 21 Mei 2022 15:00 WIB

Tifatul Sembiring, politisi PKS

eramuslim.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Tifatul Sembiring menyoroti polemik Ustaz Abdul Somad (UAS) yang ditolak masuk oleh imigrasi Singapura.

Kata Tifatul Sembiring, sudah menjadi kewenangan Singapura bila menolak seseorang masuk ke wilayahnya.

“Menolak orang masuk wilayahnya, itu kewenangan masing2 negara,” ujarnya melalui akun Twitter pribadi @tifsembiring dilansir Hops.ID pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Namun, hal yang aneh, menurut Tifatul Sembiring, adalah ketika buzzer, diplomat, hingga pejabat malah membela Singapura, bahkan memojokkan UAS.

“Yang aneh itu mulai dari BuzzerRp, diplomat sampai pejabat kok malah belain Singapura, terus memojokkan UAS,” tuturnya.

Lebih lanjut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini bertanya kepada pihak yang memojokkan UAS, apakah mereka dibela oleh Singapura.

“Emang selama ini kalian dijejalin apa oleh Singapura…” tandasnya.

Seperti diketahui, UAS ditolak masuk ke Singapura oleh imigrasi setempat dan sempat dimasukkan ke ruangan kecil berukuran 1 x 2 meter.

Kabar tersebut seketika menjadi isu nasional hingga memunculkan pro dan kontra dari berbagai kalangan di Indonesia. Ada beberapa pihak yang membela UAS, namun tidak sedikit pula yang mengkritik balik pendakwah itu.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

CARA AMPUH MENGHILANGKAN KESEMUTAN

Senin, 01/10/2018 17:33

Rinduku Pada Ibadah Haji

Senin, 17/12/2007 05:08

Perlukah Kita Bermadzhab?

Kamis, 01/06/2006 12:24

SEBAB MUNCULNYA HASAD

Kamis, 19/07/2012 15:45

Tiga Alasan Yahudi Perlu Dimusuhi

Sabtu, 24/01/2009 16:23

Kb Sebelum Punya Anak Pertama

Senin, 18/05/2009 18:49

Dia Berhaji Dengan Berjalan Kaki

Rabu, 26/08/2009 17:09

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending