Ahad, 15 Muharram 1444 H / 14 Agustus 2022

Warga Tuban Tagih Janji Dipekerjakan di Proyek Kilang, Pertamina Buka Suara

Redaksi – Jumat, 28 Januari 2022 15:30 WIB

eramuslim.com – PT Pertamina (Persero) buka suara terkait warga Tuban yang protes lantaran dijanjikan pekerjaan dalam proyek kilang Tuban. Warga yang sebelumnya dijanjikan untuk mendapatkan pekerjaan, hingga kini disebut masih belum juga mendapatkan kepastian.

Presiden Direktur PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia Kadek Ambara Jaya mengatakan, perseroan telah melibatkan tenaga lokal dalam proses pembangunan Kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban.

“Hingga land clearing (pembersihan lahan) tahap ke-3 yang diselesaikan pada tahun 2021 lalu, Kilang GRR Tuban telah melibatkan lebih dari 300 pekerja, dimana 98 persen diantaranya adalah warga lokal sekitar proyek,” kata Kadek dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Jumat (28/1).

Kadek menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan land clearing tahap pertama hingga ketiga sendiri telah melibatkan lebih dari 600 warga sekitar proyek. Hal ini dilakukan sejalan dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan serta ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berlaku.

“PRPP dan Pertamina Project GRR berkomitmen merekrut pekerja yang memenuhi persyaratan dan memenuhi kompetensi yang diperlukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.

Untuk memastikan implementasi rekrutmen tenaga kerja dengan baik dan transparan, lanjutnya, proses rekrutmen pada tahun 2022 didukung oleh PT Pertamina Training dan Consulting (PTC).

Penunjukan PTC didasari agar proses rekrutmen dapat dilakukan secara transparan, independen, dan bebas dari intervensi.

“PTC telah memiliki reputasi dan keunggulan teknis dalam melaksanakan perekrutan tenaga kerja sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Kadek menambahkan, setiap tahapan proses rekrutmen diketahui oleh para pemangku kepentingan, termasuk pejabat pemerintah setempat. Perseroan berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal seperti tahun sebelumnya.

Namun, untuk kebutuhan tenaga kerja yang memerlukan kompetensi tertentu, pihaknya akan melakukan seleksi.

“Ini merupakan harapan besar kami bahwa para calon tenaga kerja yang kami rekrut dapat menjadi representasi warga Tuban yang membanggakan,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kilang GRR Tuban merupakan salah satu dari proyek pengembangan kilang yang dikelola Pertamina melalui Pertamina Project GRR Tuban maupun PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP).

Pada 2022, PRPP fokus melanjutkan penyelesaian desain teknis (Front-End Engineering Design/FEED). Per 31 Desember 2021 penyelesaian kegiatan ini telah mencapai 66,43 persen atau lebih cepat dari target yang dicanangkan awal 2021 yang sebesar 59,44 persen.

“Mengingat Kilang GRR Tuban nantinya akan menjadi salah tonggak kemandirian energi yang nantinya menyokong distribusi energi di Indonesia, pihak perusahaan akan terus menjalin sinergi termasuk dengan tenaga kerja lokal guna melanjutkan proyek GRR Tuban secara On Time, On Budget, On Specification, On Return, On Regulation (OTOBOSOROR),” pungkasnya.

Sebelumnya, setelah sempat menjadi miliarder karena mendapatkan ganti untung lahan yang digunakan untuk proyek GRR Tuban, sejumlah warga kini dikabarkan tengah menuntut untuk mendapatkan pekerjaan dalam proyek itu.

Padahal, sempat viral pada awal tahun lalu di media sosial dengan video puluhan mobil baru yang dibeli oleh warga Tuban. [Fajar]

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Bagaimana Bentuk Fisik Jin?

Kamis, 08/08/2019 06:30

Arab, Islam, dan Jihad Gaza

Senin, 05/01/2009 14:36

Mengobati Anemia

Sabtu, 11/07/2009 18:47

2012 dan Seruan Rabi Yahudi AS

Kamis, 10/12/2009 08:12

Jangan Jauhi Anak Kami…

Sabtu, 03/05/2008 14:44

Baca Juga

Berita Nasional Lainnya

Trending