Selasa, 13 Zulhijjah 1441 H / 4 Agustus 2020

Berlindung di dalam Sarung

Redaksi – Minggu, 17 Mei 2020 12:00 WIB

Eramuslim.com – Kopral Saimin selamat dari tentara Belanda setelah berlindung di dalam sarung pemilik warung.

*

Selain sebagai komandan batalion di Maospati, Kapten M. Jasin juga menjabat kepala personalia Resimen 31 yang berkedudukan di Madiun. Sedangkan Kapten Soetarto Sigit menjabat kepala seksi intel Resimen 31.

“Suatu pengalaman yang menegangkan sekaligus lucu saya alami,” kata Jasin dalam memoarnya, Saya Tidak Pernah Minta Ampun Kepada Soeharto.

Jasin menambahkan, “Saya bersama Soetarto Sigit ditemani seorang penghubung berpangkat kopral, berada di wilayah garis demarkasi di daerah Mojokerto. Kami bertiga beristirahat di sebuah warung di tepi jalan raya.”

Soetarto menyebut tentara penghubung (renrakukei) itu bernama Kopral Saimin. Namun, lokasi demarkasinya berbeda dengan Jasin.

“Pengalaman yang tidak terlupakan terjadi pada Agustus 1946. Pada waktu itu Pak Jasin dan saya meninjau batalion Resimen 31 yang sedang bertugas di Front Surabaya Barat, tepatnya sekitar Desa Kedamean,” kata Soetarto dalam testimoni di memoar Jasin.

Garis demarkasi yang biasanya tenang mulai memanas karena suhu politik pertentangan Indonesia-Belanda mendekati titik mendidih. Maklum mendekati peringatan kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1946.

Pagi itu, Jasin, Soetarto, dan Kopral Saimin mendekati kompi di sebelah barat Desa Kedamean. Tiba-tiba pesawat Belanda terbang rendah di atas Front Barat Kedamean disertai suara gemuruh. “Alangkah terkejutnya kita ketika iring-iringan kendaraan lapis baja pasukan musuh menembus garis demarkasi menyerang kedudukan kita,” kata Soetarto.

“Secara refleks,” kata Jasin, “saya dan Soetarto segera lari menyeberangi jalan yang menjadi batas demarkasi. Kopral penghubung kami masih berada di warung, tidak sempat menyeberang.”

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Ramadan Hamka di Penjara

Jumat, 15/05/2020 07:00

Historia Lainnya

Trending