Ahad, 8 Safar 1442 H / 27 September 2020

Hoegeng, Polisi Anti Suap

Redaksi – Selasa, 1 Zulqa'dah 1441 H / 23 Juni 2020 17:37 WIB

Banyak yang mengaitkan pencopotan Hoegeng dengan terbongkar kasus Robby Tjahyadi dan kegigihannya menguak kasus Sum Kuning. Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa Hoegeng tidak disukai sesame pejabat.  Ketika menghadap Presiden Soeharto, Hoegeng ditawarkan tugas baru: “didubeskan” ke Belgia.

Seperti dituturkan kepada Ramadhan K.H dan Abrar Yusra, Hoegeng menolak halus tawaran jadi dubes, dengan mengatakan, “Tugas apapun di Indonesia akan saya terima. Tapi Soeharto seakan menutup kesempatan bagi Hoegeng dengan jawaban, “di Indonesia sudah tidak ada lowongan lagi buat Mas Hoegeng.”

“Kalau begitu, saya keluar saja,” ujar Hoegeng. Mendengar itu, Soeharto terdiam.

Usulan menggeser Hoegeng dari jabatan Kapolri ke Belgia datang dari Menhankam/Pangab Jenderal Maraden Panggabean. Menurut Aditjondro, anekdot soal kelakuan Panggabean di lapangan golf itu bisa jadi mencerminkan ketegangan antara Hoegeng dan Panggabean.

“Yang jelas, kedua tokoh itu punya sikap yang diametral berbeda dalam soal korupsi, yang meliputi sikap terhadap nepotisme,” tulis Aditjondro.(Sumber: historia)

Penulis: Martin Sitompul

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2 3 4

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Historia Lainnya

Trending