Selasa, 23 Muharram 1441 H / 24 September 2019

Messerschmitt 109, Pesawat Tempur Nazi Inspirator Habibie

Redaksi – Kamis, 11 Muharram 1441 H / 12 September 2019 17:31 WIB

Eramuslim.com – Di zamannya bahkan hingga sekarang, jajaran mesin tempur Nazi banyak yang membuat kawan dan lawan berdecak kagum. Selain hebat, mendahului zaman, dan kuat, teknologinya pun terbilang sangat maju waktu itu. Inilah yang membuat Amerika dan Soviet berlomba-lomba menculik para ilmuwan Nazi pasca kapitulasi Nazi Jerman pada Mei 1945. Amerika menggelar operasi Paperclip dan Soviet pun demikian. Salah satu mesin perang yang sangat hebat adalah Messerschmitt 109, burung besi penempur yang legendaris. Pesawat tempur inilah salah satunya yang membuat Habibie jatuh cinta pada dunia dirgantara dan ketika ingin berkuliah di Jerman, Habibie pun memilih kampus dimana sang pencipta pesawat itu, Willy Messerschmitt, kuliah. Bagaimanakah kisah dan kehebatan pesawat tersebut? Inilah gambarannya:

Messerschmitt Bf 109 adalah pesawat tempur Jerman di Perang Dunia ke II yang dirancang oleh Willy Messerschmitt pada tahun 1930-an. Pesawat itu termasuk salah satu pesawat tempur modern pada jamanya dengan konstruksi metal, kokpit tertutup, dan roda pendaratan yg bisa dibuka-tutup. Bf 109 diproduksi sebanyak 30.573 unit (dalam kurun waktu dari September 1939 s/d May 1945) yg merupakan 47% dari seluruh jumlah pesawat Jerman yg diproduksi. Bahkan 1.000 unit lebih masih diproduksi setelah perang.

Bf 109 adalah tulang punggung dari Luftwaffe pada masa Perang Dunia ke II walaupun perannya mulai digantikan oleh Focke-Wulf Fw 190 sejak tahun 1941. Bf 109 m****ang rekor sebagai penghancur pesawat terbanyak di Perang Dunia Ke II.

Pada masa aktifnya, Bf 109 m****ang multi peran/ fungsi seperti pesawat tempur, pesawat pengawal, pesawat penangkal sampai pesawat intai.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

Baca Juga

Perang Salib di Zaman Revolusi

Selasa, 10/09/2019 09:00

Ilmu Komandan di Palagan

Selasa, 10/09/2019 06:30

Bambu Runcing Dibilang Pagar…

Jumat, 06/09/2019 06:30

Historia Lainnya

Trending