Rabu, 5 Zulhijjah 1443 H / 6 Juli 2022

Corbuzier Main LGBT

Redaksi – Kamis, 9 Syawwal 1443 H / 12 Mei 2022 11:04 WIB

Oleh M. Rizal Fadillah – Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Deddy Corbuzier menghadapi masalah  berkaitan dengan tayangan podcast yang mengundang pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederik Vollert. Ragil gay yang menikah di Jerman dengan lelaki asal Jerman Vollert secara demonstrantif banyak menampilkan foto mesra suami istrinya. Reaksi publik keras atas wawancara Deddy Corbuzier tersebut dan menuntut Kominfo men-take down podcast tersebut.

Gay atau pernikahan sejenis bukan hanya di Indonesia,  tetapi juga di dunia masih pro dan kontra. Meski kaum gay dan LGBT terus berjuang untuk pengakuan eksistensinya, namun dunia belum atau tidak bisa menerimanya. Indonesia sebagai negara berideologi Pancasila tidak mungkin mengakui eksistensi atau dapat melegalisasi LGBT.

Dari sisi norma apapun LGBT adalah perilaku menyimpang. Karenanya tidak pantas untuk dipublikasikan sebagaimana tayangan podcast Deddy Corbuzier. Alasan kemanusiaan tidak cukup memadai, sebab sila kedua Pancasila menegaskan bahwa kemanusiaan yang dimaksud adalah kemanusiaan yang adil dan beradab. Tidak adil menafikan hak masyarakat banyak untuk bermoral dan LGBT itupun tidak beradab. Kemanusiaan yang biadab. Hewan saja tidak ada kawin sejenis.

Empat norma telah dilanggar baik norma susila, sosial, hukum maupun ketuhanan. LGBT itu adalah perbuatan asusila yang lebih hina dan tidak bermoral dibanding dengan pelacuran. Melanggar Norma Sosial dimana masyarakat mengecam dan mengutuk LGBT. Norma Hukum tidak menjadikan LGBT sebagai perbuatan hukum yang dapat dibuatkan perjanjian legal baik di bawah tangan maupun notariel acte. Apalagi legalisasi negara. Melanggar Norma Ketuhanan. Tidak ada satu agama pun yang menghalalkan LGBT. Gay dan sejenisnya adalah perbuatan dosa yang bersanksi siksa Tuhan di dunia maupun akherat.

Corbuzier yang menayangkan pasangan gay Ragil dan Fred itu harus ikut menanggung akibat atas perbuatan melanggar norma tersebut. Minta maaf, apalagi tidak serius, tidaklah cukup. Persoalan tidak sesederhana itu. Sanksi sosial, moral, atau hukum patut untuk dikenakan.

 

 

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Tabiat Manhaj AL-QURAN (1)

Kamis, 12/03/2009 15:04

Jangan Tinggalkan Keluargamu!

Selasa, 02/12/2014 09:00

Istri Yang Sering Menangis

Kamis, 09/07/2009 07:31

Boleh Jadi Kiamat Sudah Dekat

Minggu, 06/07/2008 18:34

Habbattusauda Untuk Maag ??

Minggu, 07/06/2009 09:45

Say no to Valentine !!!

Rabu, 06/02/2013 17:32

Dalam Genggaman Allah

Kamis, 16/04/2009 08:14

Baca Juga

Istighfarlah Yaqut !

Senin, 09/05/2022 14:00

Membangun Budaya Perpecahan

Senin, 09/05/2022 13:20

Milisi Kecoa Kakus

Senin, 09/05/2022 08:15

Opini Lainnya

Trending