Senin, 28 Safar 1444 H / 26 September 2022

Mereka Tahu Anies Lebih Dari Mampu, Tapi Tetap Saja Akan Dijegal

Redaksi – Selasa, 13 Zulqa'dah 1443 H / 14 Juni 2022 13:00 WIB

Oleh: Asyari UsmanJurnalis, Pemerhati Sosial-Politik

 

INGIN rasanya untuk tidak menunjukkan inklinasi kepada Anies Baswedan. Namun, pikiran kotor orang-orang yang ceroboh membuat terpancing juga untuk mengatakan betapa ruginya Indonesia jika Anies yang kini menjabat Gubernur DKI Jakarta itu tidak diberi kesempatan duduk sebagai presiden.

Sebab, Indonesia saat ini sangat membutuhkan seorang figur yang memiliki kapabilitas dan integritas. Dan, sejak lama publik melihat Anies memiliki dua ukuran ini. Negara sedang sempoyongan akibat kebijakan yang keliru. Tidak sedikit kebijakan yang mengistimewakan konglomerat rakus dan mengabaikan rakyat.

Kondisi di semua sektor dan lini sangat mencemaskan. Sungguh-sungguh ini mengkhawatirkan. Utang luar negeri menggunung sampai 7,000 triliun. Berat membayar cicilannya. Rakyat semakin susah. Keterbelahan sosial kian dalam dan mengeras. Intinya, situasi dan kondisi semakin kritis. Kehidupan ekonomi dan sosial-politik semakin keruh.

Di tengah situasi yang runyam ini, sangat mengherankan ada gerakan yang bertujuan untuk menghadang Anies Baswedan maju pada Pilpres 2024 nanti. Sungguh sangat licik. Mereka itu tahu persis Anies sangat mampu. Lebih dari mampu untuk memperbaiki Indonesia. Namun mereka tak rela Anies menjadi presiden.

Sayangnya, yang mencoba untuk mempersulit adalah para elit politik yang justru memahami bahwa Anies adalah solusi untuk keadaan yang serba berat sekarang ini.

Sulit memahami jalan pikiran mereka. Hanya ada satu penjelasan. Bahwa para elit politik itu semata-mata cuma memikirkan kepentingan pribadi dan keluarga serta kelompok mereka. Sama sekali tidak memikirkan rakyat.

Mereka tampil seolah untuk rakyat. Pura-pura pro-rakyat. Tetapi, semua itu omong kosong belaka.

Rakyat sudah lelah hidup dengan elit politik yang berkelakuan jahat itu dan hanya mementingkan diri sendiri. Elit politik seperti yang ada sekarang ini tidak berguna bagi rakyat. Sebaliknya mereka menyusahkan rakyat. Tapi, sistem korup yang ada saat ini membuat mereka tetap bisa berkuasa.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Aku Rela Dipoligami

Minggu, 25/04/2010 07:32

Tiga Tanda Kebodohan

Selasa, 29/06/2021 10:00

Punya Utang, Masih Wajib Zakat?

Kamis, 27/08/2009 09:09

Abah Parni

Jumat, 07/12/2007 05:37

Rujuk

Kamis, 22/12/2005 12:36

Transfusi Darah dari Non Muslim

Selasa, 10/10/2017 10:30

Masih Adakah Pintu Surga Buatku..

Rabu, 28/05/2008 06:17

Baca Juga

DUA PERIODE HARGA MATI !

Senin, 13/06/2022 06:44

MAKZULKAN JOKOWI

Jumat, 10/06/2022 06:17

Matinya Presidential Threshold

Kamis, 09/06/2022 13:10

Opini Lainnya

Trending