Selasa, 10 Muharram 1444 H / 9 Agustus 2022

Miskin Ahlak dan Kefakiran Jiwa

Redaksi – Minggu, 26 Juni 2022 14:10 WIB

Oleh: Yusuf Blegur

Mantan Presidium GMNI

 

MANUSIA Indonesia, dalam kehidupan personal, saat membentuk kelompoknya, hingga membangun hubungan dalam ikatan kebangsaannya. Terasa semakin terus mengalami degradasi moral. Ada gejala merosotnya kualitas lahir batin dalam  hidupnya. Interaksi sosial yang terjalin di antara sesamanya, semakin memprihatinkan dan jauh meninggalkan nilai-nilai. Norma-norma dan etika terbiasa diabaikan, semudah menerobos lampu merah dan aturan lalu-lintas lainnya. Hukum positif negara dan syariat keagamaan, layaknya lagu pop kontemporer yang mudah dinikmati dan disukai, namun semudah melupakan dan menjadikannya kenangan.

Kecuali pada penguasa, sebagian besar rakyat Indonesia kerapkali mengeluh pada kenyataan-kenyataan hidup bernegara dan berbangsa. Isu dan tema-tema demokrasi, HAM, kepemimpinan nasional dan masih banyak lagi  pembahasan krusial lainnya. Tak pernah berhenti menjadi bahan pergunjingan saban hari dan saban tempat. Diskusi atau musyawarah tak lagi dapat dibedakan, untuk mencari solusi atau sekedar panggung isu, intrik dan fitnah. Niat, tata-cara dan tujuan pergaulan sosial tersebut kecenderungannya telah menjadi sarana bercampurnya kebaikan dan keburukan. Ada indikator kuat betapa menjadi serba permisif ketika memperjuangkan kebenaran dengan cara-cara kebatilan.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Apakah Anak Saya Kurang Perhatian

Selasa, 13/07/2010 07:07

Ku Yakin Sampai di Sana

Selasa, 09/02/2010 06:36

Bolehkah Wudhu&#039 dalam WC?

Senin, 19/06/2006 10:22

Faktor-faktor Kesuksesan (1)

Jumat, 11/12/2009 10:40

Jilbab

Kamis, 26/03/2009 11:00

Gaji Suami, ke Ibu atau ke Isteri

Kamis, 07/09/2017 09:45

Baca Juga

Koalisi Koalisian

Kamis, 23/06/2022 12:00

Opini Lainnya

Trending