Rabu, 8 Rabiul Awwal 1444 H / 5 Oktober 2022

NEGOSIATOR DUNIA KALENG-KALENG

Redaksi – Senin, 3 Zulhijjah 1443 H / 4 Juli 2022 08:38 WIB

NEGOSIATOR DUNIA KALENG-KALENG

by M Rizal Fadillah

Eramuslim.com – Judul berita Rakyat Merdeka “Aktif Mendamaikan Rusia-Ukraina Bukti Jokowi Negosiator Dunia” ternyata tidak terbukti. Yang terbukti adalah Jokowi negosiator kaleng-kaleng atau, jikapun dunia, mungkin dunia lain. Handicap utamanya bukan substansi tapi komunikasi. Berdialog dengan tokoh dunia terlihat tidak lancar. Jika tidak berdiam-diaman maka pola komunikasinya itu lebih banyak menggerakkan tangan ketimbang bicara.

Adanya bantahan resmi Ukraina soal pesan Zelensky untuk Putin yang disampaikan oleh Jokowi adalah bukti atas predikat negosiator kaleng-kaleng tersebut. Kemungkinan Jokowi berbohong atau salah menangkap persan pembicaraan. Sekretaris Pers Kepresidenan Ukraina Serhii Nikiporof menyatakan Volodymir Zelensky dapat menyampaikan pesan melalui pidato yang bersifat terbuka.

Menurut Nikiporof fokus pembicaraan Jokowi dengan Zelensky adalah seputar blokade pelabuhan yang menghambat ekspor pangan Ukraina ke Indonesia, khususnya gandum. Ukraina adalah negara kedua terbesar impor gandum Indonesia setelah Australia. Ukraina tahun lalu mengimpor gandum dan meslin senilai USD 2,83 Milyar sementara Australia USD 4,63 Milyar.

Serangan masif Rusia ke Ukraina pasca pertemuan Putin dengan Jokowi memalukan Jokowi. Terlampau tinggi memasang target untuk misi perdamaian, apalagi berstatus negosiator kelas dunia. Boleh dibilang misi itu telah gagal total. Pertama, Putin tetap menyerang gencar Ukraina. Kedua, Ukraina sendiri membantah omongan Jokowi.

 

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Effendi Simbolon Omong Besar

Sabtu, 02/07/2022 11:06

JOKOWI AKAN MENJADI SEKJEN PBB ?

Jumat, 01/07/2022 08:18

Munculnya Guru Besar Rasa Buzzer

Kamis, 30/06/2022 08:37

Penghinaan dan Intoleransi

Rabu, 29/06/2022 13:18

Opini Lainnya

Trending