Kamis, 5 Rabiul Awwal 1439 H / 23 November 2017

Prof Madhawi Rasyid: Kunjungan Trump Ke Saudi Hanya Untuk Tujuan Militer dan Ekonomi

zahid – Jumat, 19 Mei 2017 14:30 WIB

Eramuslim – Profesor Antropolog Keagamaan di Departemen Teologi dan Studi Agama King Collage London, Madhawi Rasyid, menekankan bahwa kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Arab Saudi, entitas Zionis Israel dan Vatikan tidak berhubungan dengan 3 agama Samawi seperti yang dilontarkan Gedung Putih, melaikan kepentingan bisnis dan nasional semata.

Pernyataan ini dikatakan Prof Madhawi Rasyid menanggapi kunjungan Donald Trump ke 3 kota penting pusat agama Samawi dalam lawatan pertama kali keluar negeri menjelang KTT NATO di kota Brussel pada 24-25 Mei mendatang.

Pada tanggal 4 Mei Trump mengumumkan bahwa dirinya akan memulai hubungan dengan Riyadh untuk membangun sebuah kolaborasi baru dalam mendukung sekutu Muslim melawan ekstrimis dan teroris dan kekerasan. Dan sementara penasehat keamanan nasional McMaster mengumumkan bahwa Trump akan berusaha untuk menyatukan orang-orang dari semua agama dengan visi perdamaian dan kemajuan, serta membawa pesan toleransi dan harapan untuk miliaran manusida, termasuk warga Amerika Serikat, ujar Prof Madhawi Rasyid.

Prof Madhawi Rasyid melanjutkan, “Riyadh bukanlah Mekah. Dan sebagian besar Muslim tidak akan mengakui keberadaan entitas pendudukan Zionis Israel. Sedangkan Trump menegaskan bahwa Al Quds akan menjadi ibukota Israel. Meskipun ini bertentangan, bagi Trump dan Amerika Riyadh adalah periuk kekayaan berisu pundi-pundi uang.”

“Meskipun sebagian besar Muslim tidak suka menyambut Trump karena menyebut Islam adalah sebuah ideologi dan bukan agama, serta larangan masuk dari 7 negara dengan mayoritas Muslim, akan tetapi para pemimpinya tidak menganggap ini sebuah penghinaan, termasuk Arab Saudi di dalamnya. Dan bahkan kini mereka akan menyambut kedatangannya untuk memberikan pidato terkait toleransi dan ekstrimisme Islam,” Prof Madhawi Rasyid menekankan.

Prof Madhawi Rasyid yakin bahwa kedatangan Trump kali ini ke Arab Saudi hanya untuk kepentingan militer dan ekonomi yang akan menguntungkannya. (Rassd/Ram)

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Berita Lainnya

Trending