Selasa, 3 Safar 1442 H / 22 September 2020

5 Fakta Tersembunyi Ka’bah

zahid – Kamis, 11 Rajab 1439 H / 29 Maret 2018 10:30 WIB

Eramuslim – Terletak di pusat Masjidil Haram dan menjadi pusat kiblat dalam melaksanakan ibadah shalat, Ka’bah memiliki banyak fakta tersembunyi yang jarang diketahui banyak orang, khususnya umat Islam di Indonesia.

Berikut 5 fakta tersemunyi Ka’bah seperti dilansir laman World Bulletin:

Ka’bah telah direkonstruksi berulang kali

Ka’bah pernah mengalami kerusakan akibat bencana alam seperti banjir dan faktor-faktor lainnya sehingga membuatnya beberapa kali dibangun ulang. Kebanyakan sejarawan menyatakan Ka’bah telah direkonstruksi sekitar 12 kali. Renovasi terakhir terjadi pada 1996 dengan menggunakan teknologi terbaru untuk memperkuat bangunan tersebut dari bencana. Menurut keyakinan Islam, ada beberapa nabi yang turut berpartisipasi dalam pembangunan Ka’bah. Mereka adalah Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, dan Nabi Muhammad ﷺ.

Warna kiswah Ka’bah tidak selalu hitam

Kiswah adalah kain hitam yang menutupi Ka’bah. Tapi, tahukah Anda bahwa kain pelindung bangunan suci itu tidak selalu berwarna hitam seperti yang biasa kita saksikan sekarang? Tradisi menutupi Ka’bah dengan kiswah dimulai pada masa pemerintahan Bani Jurhum (salah satu suku tertua di Arab).

Kemudian, Nabi Muhammad ﷺ melapisi Ka’bah dengan kain putih dari Yaman. Sepeninggal Rasulullah, kain kiswah yang digunakan pada masa pemerintahan para khalifah Islam cukup variatif warnanya. Di antaranya adalah kiswah merah, hijau, dan putih.

Dan baru pada pemerintah Dinasti Abbasiyah memutuskan warna hitam sebagai kain penutup Ka’bah untuk mengakhiri perubahan warna kiswah yang terlalu sering itu. Sejak itulah, kiswah hitam terus digunakan untuk menutupi Ka’bah sampai sekarang.

Bentuk Ka’bah telah berubah

Ka’bah awalnya berbentuk huruf latin D kapital, sesuai dengan fondasi yang diletakkan oleh Nabi Ibrahim AS. Setelah berabad-abad berikutnya, desain bangunan suci itu berubah menjadi bentuk kubus saat dibangun ulang oleh suku Quraisy, sebelum datangnya risalah Islam yang dibawakan Nabi Muhammad ﷺ.

Ka’bah dulu memiliki lebih dari satu pintu

Pada mulanya, Ka’bah memiliki dua pintu. Yang satu digunakan sebagai pintu masuk, sedangkan yang lainnya adalah pintu keluar. Tak hanya itu, Ka’bah dulu juga mempunyai jendela pada salah satu dindingnya. Ka’bah yang kita saksikan sekarang hanya memiliki satu pintu dan tanpa jendela, meskipun ada pintu lainnya yang terdapat di dalam bangunan sebagai akses menuju atap.

Apa saja yang ada di dalam Ka’bah?

Bagian interior Ka’bah ditopang oleh tiga tiang, dengan sebuah lentera yang menggantung di antara ketiganya. Di atas lantai, di antara tiang-tiang itu, ada meja kecil untuk tempat parfum. Sejumlah plakat terlihat menggantung di dinding dalam Ka’bah, mengingatkan kita kepada para penguasa yang pernah memperbaiki bangunan suci umat Islam tersebut.

Pada bagian atas dinding dalam Baitullah itu, membentang kain hijau yang disulam dengan ayat-ayat Alquran. Sementara, di bagian kanan pintu masuk Ka’bah, terdapat pintu emas yang disebut Bab at-Taubah, yang membuka akses tangga menuju atap. (WB/Ram)

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Laporan dari Tanah Suci Lainnya

Trending