Sabtu, 14 Muharram 1444 H / 13 Agustus 2022

Dari Tiga Mujahid Ini, Siapa yang Disebut Fi Sabilillah?

Eramuslim.com – Dari sekian banyak orang yang beramal, amat sedikit yang bisa menghadirkan keikhlasan di dalam dirinya. Ada yang berhasil ikhlas di awal, tapi rusak saat beramal. Sebagian lainnya belum ikhlas saat beramal, berupaya sungguh-sungguh, dan ikhlas saat beramal. Tapi, ikhlasnya kabur setelah amal usai. Begitu seterusnya.

Membincang ikhlas, sejatinya memang sangat sukar. Selain urusan hati, ikhlas menjadi langka karena janji balasannya pun amat melimpah. Orang-orang yang ikhlas akan ditempatkan bersama para Nabi, orang-orang shalih, dan orang-orang jujur dalam kedudukan yang tinggi si surga-Nya kelak.

Soal ikhlas ini, sejatinya sudah selesai dibahas. Akan tetapi, kitalah yang tak boleh merasa cukup sebelum ajal benar-benar menjemput. Apalagi manusia akan dinilai berdasarkan kondisi akhir hidupnya. Sehingga, tak ada satu pun di antara kita yang boleh merasa puas, apalagi berbangga diri.

Datanglah seorang laki-laki shalih kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Ia melaporkan tiga orang temannya yang ikut berjihad. Kepada Nabi, laki-laki ini menuturkan, “Orang pertama berjihad karena miskin. Ia ingin mendapatkan harta rampasan perang sehingga dapurnya bisa terus mengepul.”

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Motor Butut dan HP Gaptek

Senin, 04/08/2008 14:17

Penggabungan Aqiqah dengan Kurban

Minggu, 28/09/2014 08:07

Arisan Qurban, Bisakah?

Selasa, 12/12/2006 11:11

Keberkahan Al Qur'an

Sabtu, 12/02/2011 18:32

Zakat Langsung

Selasa, 20/10/2009 10:09

Problematika Ummat Islam (bgn 2)

Minggu, 25/05/2008 21:35

Baca Juga

Ingin Sedekah Tapi Gak Punya Duit

Selasa, 17/08/2021 11:30

Keistimewaan Bulan Muharram

Sabtu, 14/08/2021 12:30

Hikmah Lainnya

Trending