Senin, 6 Rabiul Awwal 1444 H / 3 Oktober 2022

Marah Yang Paling Baik

Eramuslim.com – Dalam menjelaskan amarah, Kiyai Haji Muhammad Arifin Ilham membagi manusia ke dalam empat jenis. Dalam penjelasan yang dibukukan dengan judul Mutiara Hikmah Facebook 1, beliau menjelaskan adanya satu jenis marah yang termasuk sebaik-baiknya marah. Bahkan, jika seorang Muslim tidak marah, mereka disebut keledai sebagaimana penjelasan Imam asy-Safi’i Rahimahullahu Ta’ala.

Dua jenis kemarahan yang pertama ini termasuk marah yang buruk. Ialah orang yang cepat marah tapi cepat sadar serta orang yang lambat marah dan lambat sadar.

Jenis ketiga merupakan marah terburuk ialah orang yang cepat sekali marah, mudah marah-marah, akan tetapi sangat lambat dalam menyadari bahwa kemarahannya itu merupakan keburukan.

Sedangkan golongan keempat, dan ini merupakan kelompok yang terbaik adalah mereka yang lambat marah, tapi sangat cepat dalam menyadari kemarahannya. Lebih lanjut, dai kelahiran Banjarmasin ini menjelaskan, “Mereka marah untuk mengingatkan dan segera memohon maaf atas kemarahannya.”

Jika orang tersebut tidak marah, tutur beliau mengutip penjelasan Imam asy-Syafi’i Rahimahullah, “Jika ada sesuatu yang pantas dijadikan alasan (syar’i) untuk marah, tetapi dia tidak marah, itulah keledai. Yang demikian itu menurut penjelasan Imam asy-Syafi’i. Inilah marah terbaik. Ialah marahnya orang yang beriman karena rasa sayang.” pungkas pimpinan Majlis az-Zikra menjelaskan.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Ya Allah, Ceraikanlah Mereka!

Kamis, 25/07/2019 09:00

Edit Wajah Jadi Tua dalam Islam

Rabu, 24/07/2019 12:35

Menundukkan Pandangan

Selasa, 23/07/2019 19:00

Hikmah Lainnya

Trending