Kamis, 2 Rabiul Awwal 1444 H / 29 September 2022

3 Tips Agar Ilmu Tak Sia-Sia

Eramuslim – TUNTUTLAH Ilmu sampai ke negeri China, begitu ungkapan yang sering disampaikan guru dan orangtua. Ungkapan ini tentu mengandung pesan sarat makna, yaitu agar setiap insan menuntut ilmu setinggi-tingginya.

Namun sayangnya ilmu yang tinggi justru disia-siakan, misalnya tak dibagi sehingga tak bermafaat. Lalu bagaimana caranya agar ilmu tak sia-sia?

Dilansir dari laman Lirboyo, Silmi Adawiyah yang merupakan jebolan Pesantren Walisongo Jombang mengutip tiga tips agar ilmu tak sia-sia dari karya Abu Nu’aim Al Ashbahani yang termaktub di kitab Tahzib Hilyah al-Awliya dijelaskan:

لا يكون الرجل من العلم بمكان حتى لا يحسد من فوقه ولا يحقر من دونه ولا يبتغي بالعلم ثمنا

Ilmu seseorang akan ada nilainya di sisi Allah jika ia tidak dengki terhadap orang-orang yang di atasnya, dan tidak pula merendahkan orang-orang yang di bawahnya, serta tidak mencari dunia (mematok harga) lewat ilmu.”

Penjelasan yang memaparkan bahwa ada tiga tips agar ilmu tidak menjadi sia-sia. Pertama adalah tidak dengki kepada orang-orang yang di atasnya.

Dengki adalah penyakit serius, jika sudah terjangkit maka indrawinya menjadi bebal. Dalam hal ini tentu orang yang dengki tidak rela Allah membagi ilmu kepada orang lain, terlebih jika orang lain tersebut terhitung di atasnya.

Dengki inilah yang disebut-sebut sebagai menolak takdir Allah, sebab ia tidak rela dan sangat berberat hati jika orang lain menerimanya. Jika seseorang yang berilmu tidak memiliki sifat dengki, tentu ilmunya akan sangat bernilai dan bermanfaat. Namun jika tidak, maka ia akan sia-sia.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Dasar Zakat Penghasilan

Senin, 11/12/2006 08:00

Tentang Habbatussauda

Selasa, 10/03/2009 10:58

Iblis Pun Minta Pensiun Dini

Senin, 12/08/2013 10:13

Terjerat Virus Merah Jambu

Minggu, 15/03/2009 16:06

Anak Sangat Tertutup

Jumat, 16/07/2010 07:07

Jalan yang Indah, Fitrah kehidupan

Jumat, 29/07/2011 09:21

Baca Juga

Cukuplah Allah Sebagai Penjamin

Jumat, 28/02/2020 14:30

Tafakur Lainnya

Trending