Jum'at, 30 Zulqa'dah 1443 H / 1 Juli 2022

Dialog Santai Rasulullah SAW dengan Musyrikin Soal Tuhan

Eramuslim – عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ ، قَالَ : قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَبِي : يَا حُصَيْنُ كَمْ تَعْبُدُ اليَوْمَ إِلَهًا ؟ قَالَ أَبِي : سَبْعَةً سِتَّةً فِي الأَرْضِ وَوَاحِدًا فِي السَّمَاءِ . قَالَ : فَأَيُّهُمْ تَعُدُّ لِرَغْبَتِكَ وَرَهْبَتِكَ ؟ قَالَ : الَّذِي فِي السَّمَاءِ

Dalam hadis riwayat At-Tirmidzi diceritakan suatu ketika Nabi Muhammad SAW bertemu dengan seorang musyrik yang bernama Hushein. Beliau bertanya, ”Wahai Hushein, berapa tuhan yang Anda sembah sekarang?” Hushein pun menjawab, ”Tuhanku ada tujuh, yang enam berada di bumi dan yang satu berada di langit.”

Mendengar jawaban orang musyrik yang demikian itu, Nabi Muhammad sebagai pembawa akidah tauhid, tidak marah dan tidak pula merasa tersinggung. Beliau cukup memaklumi, seorang musyrik bertuhan banyak. Kemudian beliau melanjutkan pertanyaannya, ”Kalau dalam keadaan genting, tuhan yang mana yang Anda panggil?”

 

Hushein menjawab, ”Yang di langit.”

Demikianlah, Rasulullah melanjutkan percakapan bersama Hushein dengan asyiknya. Tak ada amarah, apalagi sumpah serapah. Itulah salah satu contoh sikap toleran Nabi Muhammad memaklumi dan tidak pernah melecehkan keyakinan orang lain. Justru dengan dakwah dan sikap beliau yang seperti itulah pada akhirnya Hushein masuk Islam.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Bayangkan Bila Aku Tak Setia…

Sabtu, 03/05/2014 19:30

Gempa di Sunsine City-Ikebukuro

Selasa, 15/03/2011 05:59

Pembunuh Abu Jahal

Selasa, 11/04/2017 15:00

Do&#039a dalam Suatu Acara/Rapat

Rabu, 07/06/2006 10:46

Ketika Jiwa Ini Futur

Selasa, 16/12/2014 08:17

Sulit Bersosialisasi Dengan Wanita

Selasa, 13/10/2009 15:35

Keberhasilan Yang Tertunda

Jumat, 16/04/2010 14:27

Baca Juga

Tafakur Lainnya

Trending