Rabu, 5 Zulhijjah 1443 H / 6 Juli 2022

Kesalahan yang Terjadi Jika Belajar Cuma dari Buku

SEMUA orang sepakat bahwa buku adalah gudangnya ilmu. Sampai ada mahfuzhat dalam bahasa Arab yang mengungkapkan betapa bergunanya suatu buku.

“Sebaik-baik teman duduk sepanjang zaman adalah buku.”

Dan ilmu fikih yang luas itu tersimpan di dalam jutaan jilid buku. Maka kalau mau belajar ilmu fikih tidak bisa tidak, harus punya buku dan membacanya. Kita bersyukur bahwa salah satu wujud tingginya peradaban umat Islam di masa lalu adalah warisan buku-buku fikih yang berjuta jilidnya.

Yang sudah dicetak dan dijual umum masih terlalu sedikit dibandingkan yang masih dalam bentuk manuskrip (makhthuthat). Sebagian kalangan ada yang memperkirakan bahwa yang sudah tercetak itu paling banyak baru 5% saja. Selebihnya masih tersimpan di museum atau perpustakaan di berbagai penjuru dunia.

Namun di balik pentingnya sebuah buku, kita juga harus waspada dan cermat. Ketika kita merasa sudah cukup bisa menimba ilmu hanya lewat buku dan merasa tidak butuh penjelasan dari orang yang ahli di bidang itu, maka kita sudah mulai salah arah.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Membangun Rumah Tangga yang Harmonis

Kamis, 12/07/2007 09:58

Apakah Umat Terdahulu Islam Juga?

Minggu, 04/02/2007 12:47

Dihina Orang? EGP Aja!

Kamis, 20/06/2013 09:46

Mimpi Basah Ketika Puasa

Minggu, 22/07/2012 15:05

Mau Masuk SD

Kamis, 26/08/2010 07:07

Rangkaian Gempa Menyambut Imam Mahdi

Selasa, 03/11/2009 08:10

Faktor-faktor Kesuksesan (1)

Jumat, 11/12/2009 10:40

Baca Juga

Amalan Rasulullah di Bulan Sya’ban

Jumat, 27/03/2020 14:00

Keajaiban dan Rahasia Tubuh Manusia

Kamis, 26/03/2020 18:30

Agar Musibah Terasa Indah

Kamis, 26/03/2020 13:00

Tafakur Lainnya

Trending