Kamis, 29 Zulqa'dah 1443 H / 30 Juni 2022

Tersesat Belajar Jika Tanpa Guru

Eramuslim – ADA benarnya, bahwa belajar ilmu agama itu harus lewat guru. Sebab kalau tanpa guru, memang bisa saja seseorang tersesat, karena salah paham atau salah mengerti.

Murid yang punya guru saja kadang-kadang masih belum paham pelajaran dengan sempurna, apalagi mereka yang belajar agama tanpa guru. Mungkin bisa keliru dan jauh melenceng dari kebenaran.

Kita punya banyak contoh dimana seorang yang tidak pernah belajar ilmu agama secara benar, dalam arti dia tidak punya guru yang secara khusus mengajarkan ilmu-ilmu keislaman sesuai dengan disiplin ilmu yang baku, lalu tiba-tiba mengangkat dirinya sebagai ulama besar. Dan konyolnya, kadang pendapatnya itu tanpa malu diproklamirkan sebagai satu-satunya kebenaran.

Lebih nampak bodohnya ketika mereka memvonis bahwa semua orang itu bodoh, sesat, dan tidak punya ilmu. Seolah-olah ilmu itu hanya terbatas apa yang menurutnya cocok dengan selera pribadinya.

Tokoh-tokoh seperti ini sayangnya cukup banyak bergentayangan di dunia nyata dan di dunia maya. Kita tidak tahu disiplin ilmu apa yang pernah dipelajarinya dengan benar. Kok, tiba-tiba ada orang mengaku-ngaku sudah jadi tokoh besar, dan mengangkat dirinya satu-satunya rujukan kebenaran. Semua orang harus divonis salah dan sesat di matanya. Naudzu billah tsumma naudzu billah.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Warna-Warna Kesukaan Rasulullah Saw

Jumat, 02/01/2015 09:06

Ribakah Simpanan di Koperasi

Rabu, 14/03/2007 09:31

Belanja

Kamis, 02/07/2009 16:03

Antropologi Makan Orang Arab

Kamis, 24/09/2020 14:00

Baca Juga

7 Ujian Hidup Manusia

Senin, 16/03/2020 11:15

Tafakur Lainnya

Trending