Kamis, 9 Rabiul Awwal 1444 H / 6 Oktober 2022

Yuk Jadi Pengembang Properti!

LENA - 3D VIEW 1Eramuslim.com – Ikhwahfillah rahimukumullah perkembangan bisnis properti di Indonesia sangat menarik. Ini dapat kita saksikan di sekitar kita pertumbuhan bisnis properti sangat berkembang pesat. Momentum ini tentunya harus dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya, kenapa? karena bisnis properti adalah bisnis kehidupan. Sebagaimana kita pahami siapa pun yang dapat menguasai lahan maka ia akan dapat membentuk lingkungan yang dikuasainya. Ada satu hal yang luput dari perhatian ummat Islam saat ini yaitu pentingnya berbisnis properti. Pertumbuhan bisnis properti saat ini bahkan telah mengubah gaya hidup masyarakat saat ini.

Bisnis Properti banyak sekali bentuknya, salah satunya adalah dengan menjadi pengembang. Saat ini menjadi pengembang bukan lagi menjadi hak ekslusif pengembang besar, namun siapa pun yang memiliki jiwa wirausaha dan memiliki ilmu bisnis properti akan bisa menjadi pengembang. Nanti dulu….bukankah untuk berbisnis developer properti membutuhkan modal besar? Jawabannya tergantung. Nah pada kesempatan ini saya akan sampaikan ada 3 modal dasar untuk memulainya:

1. Trust atau kepercayaan. Sebenarnya di bisnis apa pun modal Trust bisa di bilang modal utama, begitu juga jika anda ingin menjadi pengembang. Membangun Trust membutuhkan waktu dan pengalaman. Namun kita bisa mengatasinya dengan bekerjasama dengan pihak-pihak yang mau kita ajak bekerjasama. Jika anda memiliki modal dalam bentuk uang, cari pemilik lahan dan pengembang yang mau diajak bekerjasama. Jika anda memiliki lahannya, cari pengembang yang terpercaya untuk bisa bekerjasama. Inti dari semuanya kita butuh Trust.

2. Creativity atau kreatifitas. Ini menariknya! Di bisnis ini banyak sekali cara untuk bisa menghasilkan produk properti. Punya lahan nganggur, bisa anda sewakan, bisa dijual per kapling, bisa dibangun ruko lalu disewakan, bisa dibangun kos-kosan, bisa dibangun perumahan untuk dijual, dan lain-lain. Itu baru bentuk produk propertinya, belum lagi cara menjualnya. Namun semua itu harus diiringi dengan studi kelayakan yang tepat sehingga bisa dihasilkan profit yang optimal.

3. Capital atau modal. Nah setelah 2 faktor di atas kita miliki maka selanjutnya yang harus kita siapkan adalah modal/dana dalam bentuk uang. Karena dalam bisnis apapun ketika bisnisnya mulai jalan maka dibutuhkan cash flow untuk menghidupi perusahaan.

Nah ternyata bisnis properti itu menantang ya…oke nanti dilanjut ke tulisan berikutnya.

Wassalamu alaykum wr wb

MZ Omar, ST

Punya pertanyaan seputar bisnis property? yuk kirim pertanyaan ke [email protected] dan [email protected]

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Konsultasi Arsitektur Lainnya

Trending