Senin, 26 Zulqa'dah 1443 H / 27 Juni 2022

Saya TKI di Korea. Mau Bisnis Apa Setelah di Indonesia?

Assalamu’alaikum

Bagaimana kabarnya hari ini Pak Valentino? Semoga baik-baik saja dan sukses slalu. Pak, saya ingin arahan bapak bahwa saya ini sekarang kerja sebagai TKI di Korea dan bidang saya adalah injection plastik, dan saya akan pulang ke tanah air kira-kira tahun depan. Saya ingin minta saran dari bapak sebaiknya setelah di indonesia nanti itu enaknya usaha apa ya pak??sedangkan modal saya itu pas-pasan hanya sekitar Rp100jt sedangkan saya ingin sekali berwiraswasta. Saya mohon arahan dari bapak sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

Arief – Korea

Wa’alaikumussalam Wr.Wb.
Saudaraku Afief yang dirahmati Allah

Kalau saya mau bisnis…bisnis apa ya? Begitu biasanya pertanyaan yang saya terima dari teman-teman maupun peserta seminar yang saya adakan. Banyak sekali orang yang terbakar setelah mengikuti seminar maupun training motivasi dan entrepreneur yang sedang menjamur beberapa tahun belakangan ini. ”Langsung saja take action!,”begitu biasanya para motivator itu mempengaruhi peserta seminar. Bahkan ada yang lebih ekstrim lagi,”Siapa yang berani keluar dari pekerjaan besok, akan saya kasih cek dua juta!” Begitu provokatifnya. Sayangnya tidak sedikit orang yang terpengaruh seperti terkena hipnotis. Besoknya mereka “pension”, lalu mulai cari-cari bisnis. Dua bulan, enam bulan kemudian BANGKRUT! Yang tersisa hanya stress, bahkan tidak sedikit diantara mereka yang bercerai dan rumah tangganya berantakan, masa depan anak-anaknya terlantar. Sungguh ironis. Banyak diantara mereka akhirnya datang menemui saya untuk konsultasi.

Motivation is OK but not enough. Motivasi penting, tapi menjalankan bisnis tidak hanya motivasi saja. Diperlukan seperangkat ketrampilan dan pengetahuan untuk dapat memilih, menjalankan, mengelola dan membesarkan bisnis yang sudah kita pilih dan tekuni.
Bagaimana memilih bisnis yang cocok untuk saya? Di modul ke 2 dari 10 modul Ten Commandement to Creating Your Own Business saya memberikan beberapa petunjuk:

Pertama:Berdasarkan hobi. Apa hobi Anda?Apakah hobi itu bisa menghasilkan uang dan menjadi bisnis masa depan Anda? Kalau Anda menjalankan hobi dan dengan itu Anda menghasilkan uang, percayalah Anda akan menetap disitu selamanya.

Kedua: Berdasarkan pendidikan.Apa latar belakang pendidikan Anda? Seorang guru bisa membuka bimbingan belajar, les private, buka sekolah, buat alat peraga pendidikan, menulis buku pendidikan, dll

Ketiga:Berdasarka pekerjaan. Adakah peluang yang bisa Anda ambil dari tempat Anda bekerja yang bisa jadi bisnis? Salah seorang kenalan saya bercerita bahwa temannya yang hanya bekerja sebagai administrasi dan keuangan di perusahaan alat berat, memutuskan keluar. Dia tau kemana alat2 berat itu dijual, dan tentu saja alat2 itu membutuhkan sparepart dan dia juga tau kemana membelinya (karena dia yang membayar dan mencatat semua proses transaksi itu). Dia keluar, dengan modal 30 juta (25 juta untuk sewa ruko dan sisanya untuk operasional dengan 1 karyawan) dan mulai menghampiri rekanan di supplier prarepart dan user.Alhasil karena dia sudah kenal kedua pihak tersebut selama bertahun-tahun jalanlan usahanya. Saat ini omzet bisnisnya lebih dari 30 Miliar.

Keempat: Bedasarkan trend. Lihat bisnis yang lagi trend apa saat ini dan kemana pergerakannya. Jeli2lah mengamati fenomena ini (Lebih rincinya bisa Anda baca pada modul 2 saya).

Kelima: Berdasarkan Future value. Ada tiga jenis bisnis masa depan, yaitu yang berhubungan dengan kesehatan, pendidikan dan IT (Lebih rincinya bisa Anda baca pada modul 2 saya).

Pelajari juga tentang bisnis dan 10 Commandement to Creating Your Own Business dengan mengunjungi situs saya di sini

Salam Penuh Berkah

Valentino Dinsi

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Mau Memulai Usaha Jualan Gas Elpiji

Jumat, 31/10/2008 15:11

Berwirausaha untuk Biaya Kuliah

Sabtu, 18/10/2008 10:00

Spiritual Entrepreneur Lainnya

Trending