Rabu, 1 Rabiul Awwal 1444 H / 28 September 2022

Cara Dakwah yang Tak Terkesan Mengggurui

Assalamu’alaikum.

Gimana caranya agar kita dalam berdakwah tidak terkesan menggurui?

Saudaraku Eladiy yang dicintai Allah SWT, berda’wah adalah seni mempengaruhi orang lain. Pada umumnya orang tidak akan senang jika dipengaruhi dengan cara digurui, karena hal tersebut membuat ia merasa terpaksa untuk berubah. Dan pada umumnya orang hanya mau berbah dengan kesadaran sendiri.
Nah..agar da’wah tidak terkesan menggurui orang lain, maka ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam berda’wah :
1. Tempatkan diri sebagai teman/sahabat yang tidak lebih suci dari orang yang kita da’wahi.
Da’wah terkesan menggurui ketika kita menempatkan diri lebih tinggi daripada orang kita da’wahi. Apalagi jika kita menganggap diri kita lebih baik/suci, maka kesan mengguruinya akan lebih kentara. Allah telah memperingati kita dalam Al Qur’an surah An Najm ayat 32, “(Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu8 Maha Luas ampunan-Nya. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia kmenjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang-orang yang bertakwa”.
2. Hindari kalimat perintah sebanyak mungkin. Ganti dengan kalimat bertanya.
Tips yang kedua supaya da’wah tidak terkesan menggurui adalah mengubah kalimat kita dengan kalimat tanya, bukan kalimat perintah (kalimat yang diakhiri dengan tanda seru). Apalagi kalimat ancaman. Misalnya, “sholat itu banyak faedahnya khan?”, bukannya”Sholat kamu!Kalau tidak sholat nanti masuk neraka?”. Contoh lain, “Kamu setuju tidak bahwa Indonesia saat ini terbelakang akibat jauh dari tauhid?”, bukannya “Indonesia terbelakang akibat banyaknya orang-orang sesat!”. Menurut ilmu psikologi, mempengaruhi orang lain dengan menggunakan kalimat tanya akan membuka ruang dialog yang imbang dan menghargai orang lain, sehingga lebih tepat untuk mempengaruhi orang lain secara persuasif (tanpa paksaan). Sebaliknya mempengaruhi dengan cara memerintah, apalagi mengancam malah akan memunculkan sikap defensif dari lawan bicara kita. “Serulah (manusia) kepada jalan Robmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik” (QS. 16 : 125).
Demikian jawaban singkat dari saya. Sebenarnya masih banyak lagi tips-tips dakwah lain, namun dua tips di atas merupakan prinsip dari sekian banyak tips da’wah agar tidak terkesan menggurui.
Salam Berkah!,

(Satria Hadi Lubis)
Mentor Manajemen Kehidupan

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Meghadapi Mertua

Rabu, 07/01/2009 09:30

Motivasi Ingin Berubah…..

Rabu, 07/01/2009 09:25

Jawaban Istikhoroh

Senin, 15/12/2008 13:59

Menghindari Lelaki Kafir

Senin, 15/12/2008 13:41

Berbuat Kebaikan

Senin, 15/12/2008 13:26

Cinta Pandangan Pertama

Senin, 15/12/2008 12:16

Konsultasi Motivasi Lainnya

Trending