Kamis, 6 Jumadil Awwal 1444 H / 1 Desember 2022

Gay Ingin Berubah

Assalammualaikum w.w

Saya adalah seorang pemuda 19 tahun yang mengalami ketidak normalan pada jiwa saya.apakah ini sudah kodrat saya atau apa.pak! Saya ingin hidup normal, ingin membahagiakan orang tua, isteri, anak-anak dan semua orang.

Sejak MTsN, saya baru menyadari bahwa saya adalah seorang yang mengidap kelainan seksual.jiwa saya teguncang.sempat berfikir, apakah suatu saat saya dapat untuk membahagiakan semuanya? Termasuk isteri saya nantinya.shalatpun saya tak khusuk, dan karen ketidak normalan ini, setan dengan mudah merasuki saya untuk melakun apa yang saya tahu itu salah, tetapi masih saya lakukan.saya ingim solusi untuk lebih baik.terkadang saya pesimis itu tak bisa terjadi, saya seorang gay.

Pak! Saya minta solusi bapak untuk saya dalam menghindari diri dari maksiat, saya pernah hampir mendekati atau bahkan telah melakukannya dengan seama jenis saya.menyesal, itulah yang saya rasakan ketika selesai melakukannya.saya tidak ingin lagi, tak ingin lagi untuk melakukannya, tak ingin lagi berbuat dosa, dan yang pasti tidak ingin mendapatkan murka ALLAH SWT,

Saya ingin normal pak! Menggapai semua cita-cita.

Apakah saya dapat meraih cita2saya?

Apakah saya dapat membahagiakan ortu, isteri dan anak-anak nantinya?

Apakah saya bisa normal dan menjauhi murka allah?

Dan apakah saya bisa menjadi manusia yang "beruntung"?

Pak saya mohon solusi dari bapak, semoga saya bisa hidup bahagia, dengan tidak membuat allah murka seperti kaum Nabi Luth AS pada saya

Dan saya mohon maaf pada bapak atas kekurangtepatan kata-kata dan formatnya, karena saya masih dalam tahap belajar.terimakasih sebesar besarnya saya ucapkan pada bapak atas jawabannya.semoga bapak selalu dilundungi oleh yang maha kuasa, panjang umur, murah rezeki dan sehat walafiat selalu.amiiiiiiin

Wassalammualaikum w.w.

Wa’alaikum salam wr wb.

Ananda Aldian yang saya hormati, sebelumnya saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Anda yang dapat mengetahui dan memahami kesalahan dan kekeliruan yang selama ini Anda perbuat serta adanya kemauan yang tinggi untuk berubah dan kembali kepada hidup yang normal.

Perbuatan asusila dengan ketertarikan dengan sejenis memang sudah menjadi ketentuan yang tidak ditolerir lagi sebagai sebuah dosa besar. Hal ini dikarenakan tidak ada manfaat dan sisi positifnya sedikitpun seseorang melakukannya, bahkan banyak sekali dampak negatifnya serta kemungkaran yang menyertainya.

Kalaupun dikarenakan keinginan karena untuk penyaluran hasrat seksual yang menyimpang tersebut dikatakan sebagai sisi positif, itu semata-mata hanyalah kegagalan seseorang yang kalah melawan (dan hanya menuruti) hawa nafsu semata. Oleh karenanya pembenaran-pembenaran yang diungkapkan oleh segelintir pihak pada dasarnya hanyalah omongan yang tidak mempunyai alasan yang kuat. Di manakah letak kebaikan secara hakiki dari perbuatan hina tersebut.

Insya Allah orang gay (termasuk Anda) bisa hidup kembali normal kembali, dengan catatan mempunyai niat dan tekad yang kuat untuk berubah serta sungguh-sungguh konsisten (istiqamah) dalam perubahan diri Anda..

Secara riilnya, bila Anda ingin berubah, maka Anda harus dapat mengendalikan hawa nafsu. Anda harus dapat membuang jauh-jauh keinginan untuk melakukan hubungan sejenis. Di samping itu Anda juga harus berani menolak ajakan-ajakan dari orang lain yang meminta Anda melakukan perbuatan terkutuk tersebut.

Sering-seringlah mengingat dosa-dosa besar akibat dari perbuatan tercela ini. Allah menjadikan sebagai dosa besar karena begitu besar kerusakan yang ditimbulkan. Seperti faktor kejiwaan yang baru-baru ini menjadi berita besar yakni pembunuhan sadis dengan cara mutilasi, sering dilakukan oleh mereka yang mempunyai kelainan seksual ini. Ingat kasus Ryan dan kasus-kasus sejenisnya, bukti contoh konkret terhadap akibat buruk dari hal tersebut. Belum lagi hal ini merupakan lebih dari hubungan zina. Bila hubungan zina berlainan jenis saja sudah termasuk dosa besar, apalagi berzina sesama jenis. Naudzubillah min dzalik.

Di samping itu mereka menjadi bagian dari kerusakan di bumi yakni dengan hilangnya mata rantai kehidupan manusia (lost generation). Bila perbutan ini marak dilakukan oleh segenap manusia, perlahan tapi pasti akan musnahlah peradaban manusia di muka bumi ini. Dan kita pun tidak mau menjadi bagian dari penghancuran hidup manusia di dunia ini.

Seorang gay bisa hidup normal dan menikah secara wajar bila ia memang benar-benar menginginkan untuk berubah. Sudah menjadi fitrah manusia untuk ingiin menikah dan mempunyai keturunan. Hal itu akan bisa bila Anda merubah pandangan berpikir Anda (mindset) bahwa menikah dengan lawan jenis adalah bisa dan bisa.

Tidak ada salahnya pula bila Anda mencari lingkungan dan teman baru. Lingkungan dan teman yang baik dan sangat kondusif untuk proses perubahan Anda serta untuk menjauhi lingkungan dan teman-teman yang mengajak Anda untuk kembali kepada kesesatan.

Lebih dekatlah kepada Allah SWT. Pencipta dan Pemilik seluruh alam semesta beserta isinya termasuk diri kita. Mohon ampun padaNya serta mohon untuk dipermudah proses taubat yang Anda lakukan. Yakinlah bahwa Anda bisa dan mampu untuk hidup secara normal.

Dengan Anda mengirimkan pertanyaan ini, sudah merupakan langkah besar perubahan itu ada dan Allah telah memuali membuka jalannya untuk Anda kembali hidup normal. Di sinilah Maha Kasihnya Allah yang hanya menunjuki jalan kebenaran kepada orang-orang yang dipilihNya. Jangan sia-siakan kesempatan ini dan mulailah untuk menjadi pemenang melawan hawa nafsu.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum wr wb.

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Kisah Hikmah Dari Seorang Jenderal

Selasa, 23/11/2021 08:45

Apa Beda Yahudi dan Yajuj Majuj?

Selasa, 14/09/2021 08:15

Putus Antena

Jumat, 23/10/2009 10:29

Prinsip-Prinsip Dakwah Ikhwan

Selasa, 20/01/2009 16:23

Pesantren Kilat Ramadhan 1430H

Rabu, 05/08/2009 09:53

Baca Juga

Life Mapping

Selasa, 12/08/2008 05:39

Selalu Sial

Senin, 11/08/2008 06:08

Cara Menasehati Suami

Jumat, 08/08/2008 05:22

Agar Hati Selalu Damai

Kamis, 07/08/2008 06:20

Pendiam

Rabu, 06/08/2008 07:15

Futur yang Berkepanjangan

Selasa, 05/08/2008 06:45

Konsultasi Motivasi Lainnya

Trending