Senin, 28 Safar 1444 H / 26 September 2022

Makna Pemberian

Saat di metromini menuju tempat kuliah, saya menengok jendela luar. Hiruk pikuk kendaraan dan pejalan kaki mewarnai suasana siang yang terik. Selintas saya melihat seorang bapak dengan motor vespanya, terlihat di sana tergantung sebuah plastik. Saya tafsirkan, buah tangan untuk keluarganya di rumah.

Saya pun teringat almarhum bapak saya. Beliau sering membawa oleh-oleh untuk kami di rumah. Entah itu makanan, entah itu barang. Ketika mendapat makanan enak pada suatu acara, bapak mencari anak-anaknya untuk dibagikan kepada kami. Sebagai anak kecil kami sering menanti-nati kedatangan bapak. Bertanya-tanya, apa buah tangan yang akan beliau bawa untuk kami. Pernah juga ketika pulang, beliau membawa dua pasang sendal perempuan yang bagus.

Beranjak besar, saya mulai kuliah dan kos di Depok. Saya jarang pulang ke rumah. Setiap pulang ke rumah, saya sering memboyong beraneka makanan dan barang untuk saya pakai di kosan. Tapi, sesekali saya membeli makanan gorengan di perempatan dekat rumah. Gorengan di sana dijamin enak dan saya sering mampir ke sana ketika pulang kuliah dan waktu masih sore.

Sebenarnya tidak terlalu sering, tapi semenjak itu bapak yang biasa duduk di belakang meja tulisnya menanti-nanti oleh-oleh dari saya. Beliau tersenyum dan menanyakan oleh-olehnya. Hanya sedikit makanan kecil yang tak seberapa disambut dengan senyumannya.

Pernah suatu kali ketika ibu pulang kampung, saya menitipkan uang sebesar 20.000 untuk mbah. Beberapa tahun kemudian, dia menunjukkan kompor minyak di rumahnya yang dia beli dari uang Rp20.000 yang saya kasih. Jumlah yang memang tak seberapa, bahkan sewaktu saya belum kerja, mbah masih suka memberi uang kepada saya dan nilainya bisa lebih dari itu.

Kita bisa memberi apapun kepada orang yang kita sayang. Kita pun tak jarang menerima banyak pemberian. Mungkin kadang kita menganggap itu sepele, tapi di balik pemberian itu ada makna yang begitu indah tersimpan.

Tak aneh bila kita ingin mengikat lebih kuat ukhuwah kita dengan keluarga, saudara ataupun sahabat, kita di sarankan untuk saling memberikan hadiah.

Sebuah pemberian bisa mempunyai makna yang lebih walau mungkin nilainya tak seberapa.

Http://akunovi.multiply.com/

Http://novikhansa.wordpress.com/

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

hubungan usaha dengan syariat Islam

Rabu, 11/02/2009 10:48

Kehidupan Saya Agar Tidak Putus Asa

Minggu, 12/04/2009 10:34

Berjima' Ketika Haid

Senin, 04/05/2009 13:59

Onani Siang Hari di Bulan Ramadhan

Jumat, 04/07/2014 13:58

Asuransi yang Dibolehkan

Kamis, 20/07/2006 08:11

Biskuit Palsu atau Silaturahim Palsu

Minggu, 11/08/2013 10:00

Baca Juga

Suporter Agung

Senin, 28/01/2008 07:39

Serempak Dalam Perbedaan

Minggu, 27/01/2008 19:36

Berlomba Mendulang Pahala!

Minggu, 27/01/2008 04:26

Aisyah Adinda Kita

Sabtu, 26/01/2008 05:23

Rasa Malu

Jumat, 25/01/2008 18:36

Antara Kita dan Warga Jalur Ghaza

Jumat, 25/01/2008 01:01

Belajar Dalam Arti Sesungguhnya

Kamis, 24/01/2008 05:18

Oase Iman Lainnya

Trending