Sabtu, 4 Rabiul Awwal 1444 H / 1 Oktober 2022

Suara Ketukan Itu

pintuSuara ketukan itu terdengar sejak hari masih gelap, tok…tok…tok…dengan irama yang pelan tetapi teratur. Suara itu menyapa pagi-pagiku selama beberapa bulan ini. Menerobos dari celah-celah jendela bahkan sebelum adzan subuh berkumandang.  Mengiringi pagi menyambut hari dengan irama yang mengiris hati. Suara ketukan itu berasal dari sebilah bambu yang ditata dan disusun menjadi sebuah kandang ayam,

ya…suara itu adalah suara bambu  yang dipaku satu-satu.

Laki-laki muda kekar itu seakan tak mengenal lelah dalam hidupnya, sejak pagi hari ketika hari masih gelap, dia sudah melakukan aktivitasnya membuat kandang ayam. Ketika hari mulai siang, dia berpindah tempat dan pekerjaan untuk mencari penghidupan  buat istri dan anaknya. Menjelang senja, dia beristirahat sebentar untuk kemudian meneruskan kegiatannya memaku bilah-bilah bambu hingga larut malam. Di saat yang lain bersiap-siap untuk tidur suara itu masih terdengar pelan, tok..tok..tok.

Allah Maha Pengasih dan Penyayang untuk hambaNya yang mengandalkan tenaganya untuk mencukupi hidupnya, rasa lelah itu seakan tak ada. Hari demi hari dilaluinya dengan kegiatan yang serupa.  Tak ada rasa lelah, tak ada rasa bosan, tak juga dia jatuh sakit. Sebenarnya keteguhan dan kesugguhannya mencari nafkah bisa menjadi sesuatu yang membanggakan buat keluarganya dan menjadi pelajaran bagi orang-orang disekitarnya.

Akan tetapi suara itu hanya menyiratkan kegetiran dan kesedihan, irama yang ditimbulkan hanya memberi suasana lelah yang tak berujung. Karena hari-hari lelaki muda itu tidak ada lafadz Allah dari bibirnya. Semuanya berjalan hanya sebagai irama tak bermakna.

Seandainya dia mendasari apa yang dikerjakan dengan selalu menyebut Allah, memasukkan Asma Allah  untuk menemani pekerjaannya, tentu akan terdengar lain, tentu hasilnya pun akan lain. Setiap ketukan palunya akan semakin mendekatkan dia kepada Allah, setiap tetesan keringatnya akan mengundang barokah Allah dan kelelahannya pun akan terobati dengan sempurna.

Seandainya saja dia menyadarinya….

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Siapa Sebenarnya Teroris 2010?

Kamis, 06/01/2011 14:52

HABBATUSSAUDA PENAKLUK DARAH TINGGI

Kamis, 05/12/2019 17:00

Pendistribusian Qurban

Senin, 09/01/2006 13:42

Mengenang Lelaki Tua, Ayahku

Selasa, 05/06/2007 19:38

Gempa Bumi, Apakah Teguran Allah?

Selasa, 06/08/2019 16:00

Rumah Tandus

Sabtu, 18/12/2010 12:12

Baca Juga

Bapak (Tidak) Terganti

Senin, 06/01/2014 07:44

Jatuh Cinta ?

Minggu, 05/01/2014 15:49

Siapa Sejatinya Seorang Teman?

Sabtu, 04/01/2014 08:36

Untaian Kasihnya : Surat Untuk Ibu

Jumat, 03/01/2014 07:44

Aku Tak Sanggup…

Kamis, 02/01/2014 07:32

Renungan Sepuluh Tahun

Rabu, 01/01/2014 13:42

Terselip Lelah di Balik Jenaka

Selasa, 31/12/2013 08:45

Oase Iman Lainnya

Trending