Kamis, 29 Zulqa'dah 1443 H / 30 Juni 2022

Hasil Survei Capres Cawapres

Hasil survei Lembaga Riset Informasi yang diumumkan di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta, Senin (23/2) pasangan Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid dan Ketua Umum Partai Golkar M. Jusuf Kalla disebut paling populer, dan bila pasangan itu disandingkan, maka mereka mengumpulkan 26,88 persen dukungan.

Begitu pun ketika dipasangkan dengan Susilo Bambang Yudhoyono, nama Hidayat Nur Wahid hanya selisih tidak sampai satu persen dibanding ketika SBY dipasangkan dengan Jusuf Kalla (36,9 % dan 37,7 %), pasangan presiden dan wakil presiden saat ini.

Menanggapi hasil survei tersebut, Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menghargai usulan yang menyebut dirinya menjadi calon pendamping Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla, sebagai calon wakil presiden. Namun kembali lagi, Hidayat menegaskan, keputusan itu ada di tangan Majelis Syuro PKS.

"Saya apresisasi hal itu. Pemilu saja belum, seolah-olah kami tidak layak sebagai capres," kata dalam jumpa pers, di kompleks DPR/MPRRI, Jakarta, Senin (23/2).

Menurutnya, PKS sudah mempunyai mekanisme penetapan capres dan cawapres di Majelis Syuro PKS. Bila Hidayat diminta Majelis Syuro sebagai capres ataupun cawapres, dirinya siap.

"Bukan hanya statement pribadi. Bila diputuskan, saya sebagai kader akan melaksanakan keputusan itu. Tapi kenapa PKS selalu diposisikan cawapres. Kalau PKS meraih 25 persen suara, kader PKS tidak rela diajak sebagai cawapres saja," tegas anggota Majelis Syuro PKS itu.

Diakuinya, bukan hanya Partai Golkar saja yang memasukkan kader PKS sebagai nominator calon wakil presiden. Hidayat menegaskan, PDI Perjuangan dan Partai Demokrat juga kerap menyebut dirinya sebagai bakal calon wakil presiden. (eramuslim, 24/02)

Adakah dengan  koalisi  Hidayat – JK atau Hidayat – SBY atau Hidayat – Mega, mempunyai arti penting bagi kemaslahatan  masa depan Islam, umat Islam, dan bangsa Indonesia? 

**

Redaksi mengucapkan terima kasih atas komentar yang telah disampaikan pada rubrik dialog sebelumnya. Semoga bermanfaat sebagai masukan untuk kita semua.

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Baca Juga

Kampanye Lewat Poster dan Spanduk

Senin, 16/02/2009 14:05

Pengharaman Golput oleh MUI

Selasa, 27/01/2009 11:54

Arti Menang Kalah dalam Jihad Gaza

Selasa, 20/01/2009 12:00

Arab, Islam, dan Jihad Gaza

Senin, 05/01/2009 14:36

Dialog Lainnya

Trending