Selasa, 8 Rajab 1444 H / 31 Januari 2023

HRS Menolak Karena Tak Percaya RS dan Instansi Kesehatan

Eramuslim.com

By Asyari Usman

Para penguasa kelihatannya gagal paham mengapa Habib Rizieq Syihab (HRS) enggan berurusan dengan sembarang rumah sakit (RS) dan instansi kesehatan pemerintah. Yang menjadi masalah ialah bahwa Imam Besar itu tidak percaya pada cara kebanyakan RS menangani pasien biasa dan pasien yang menyandang gejala Corona maupun yang dinyatakan positif setelah dites swab (PCR).

Itulah yang terjadi ketika HRS masuk ke RS Ummi di Bogor. Habib lebih suka dirawat RS Ummi yang telah dikenalnya sejak lama. Habib dan keluarganya selalu datang ke situ untuk urusan medis. Soal kepercayaan pula yang menyebabkan Habib memilih tim medis Mer-C untuk tes swab.

Pantaskah Habib tidak percaya? Sangat wajar. Sebab, masyarakat luas pun sudah tidak percaya pada RS. Semua RS. Diduga, banyak kematian non-Covid dikatakan Covid oleh pihak RS.

Ketidakpercayaan masyarakat itu terjadi di seluruh Indonesia. Kita pernah mendengar atau membaca berita tentang keributan antara keluarga pasien yang mengambil paksa jenazah anggota keluarga karena mereka tidak yakin si pasien meninggal karena Covid.

Ada kejadian di Situbondo, akhir Agustus 2020. Keluarga jenazah perempuan berusia 71 tahun tidak yakin dia meninggal karena Covid. Si wanita punya riwayat asma. Ini yang dipercaya keluarga. Lagi pula, dia baru 3 jam dirawat di RS langsung meninggal.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Indahnya Ber-ukhuwah

Rabu, 14/10/2009 14:58

Ribakah Simpanan di Koperasi

Rabu, 14/03/2007 09:31

Buah dari Kesabaran dan Kerja Keras

Minggu, 03/02/2008 02:27

Aku Sayang Ibu Mertua

Minggu, 17/04/2011 15:23

Calon Istri

Selasa, 24/03/2009 00:21

Baca Juga

Baju Tahanan Bukan Untuk Ummi…

Jumat, 16/10/2020 20:11

Suara Pembaca Lainnya

Trending