Selasa, 4 Jumadil Awwal 1444 H / 29 November 2022

Opini Jaya Suprana: Kecebong

Eramuslim.com -Di masa kanak-kanak, saya gemar memelihara kecebong akibat kepo alias ingin tahu proses metamorfosa sebagai fenomena keajaiban alam nan menakjubkan.

Bagi saya, metamoforsa kecebong menjadi katak merupakan gambaran proses evolusi mahluk air menjadi mahluk amfibi sebelum menjadi mahluk darat dalam jangka waktu yang dipersingkat dari hitungan jutaan tahun menjadi hitungan hari.

Lahap Larva

Kecebong atau berudu merupakan tahap larva dalam siklus hidup amfibi, khususnya katak atau kodok atau salamander.

Mereka akuatik, meskipun ada beberapa jenis terestrial. Ketika menetas pertama kali dari telur mereka memiliki tubuh yang kebulat-bulatan dengan ekor lateral serta insang internal atau eksternal. Ketika tumbuh mereka mengalami metamorfosis, selama proses itu  tumbuh anggota badan, paru-paru serta menyerap kembali ekor.

Kebanyakan kecebong herbivora dan selama metamorfosis mulut dan organ internal diatur ulang untuk mempersiapkan gaya hidup karnivora. Karena tidak ada bagian yang keras, semula diduga tidak ada fosil kecebong. Namun, setelah jejak biofilm bisa dideteksi maka fosil kecebong mulai ditemukan sejak masa Miosen.

Metamorfosa

Katak remaja dalam transisi metamorfosis dengan tungkai yang tumbuh secara berangsur-angsur (biasanya kaki belakang pertama, diikuti oleh kaki depan) dan kemudian (paling sering dalam kasus katak) lahiriah menyerap ekornya secara apoptosis.

Paru-paru berkembang di sekitar waktu perkembangan kaki, dan kecebong sering mendekatkan diri ke permukaan air, di mana mereka menghirup udara.

Selama tahap akhir metamorfosis eksternal, mulut kecebong berubah dari mulut kecil yang tertutup di bagian depan kepala menjadi mulut besar dengan lebar yang sama dengan kepala. Usus memendek untuk mengakomodasi diet baru.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Tips Sehat Ala Rasulullah

Senin, 24/02/2020 14:45

Ketika Abu Nawas Jadi Provokator

Selasa, 03/11/2020 18:30

Khatib Kurang Rukun Khutbah

Senin, 09/07/2007 09:16

Menikah Membuatku Jadi Kaya

Minggu, 07/12/2014 14:59

Ketika Suara Adzan Memanggil

Sabtu, 02/11/2013 07:59

Baca Juga

Permainan Smoke and Mirrors

Rabu, 31/01/2018 10:00

Suara Pembaca Lainnya

Trending