Kamis, 2 Rabiul Awwal 1444 H / 29 September 2022

Ah, Amburadul Semua

Entahlah, apakah kejahatan yang begitu terorganisir tak mampu dikalahkan oleh semangat menegakkan kebenaran yang belum terkonsolidasi?. Mungkinkah riak-riak gerakan perubahan di dalam negeri yang sakit dan dikuassi rezim yang dzolim akan sia-sia?.

Bisa ya bisa tidak, selain upaya yang seadanya, rakyat Indonesia tak cukup hanya menumpahkan keringat, darah dan nyawa melawan penguasa. Terkadang butuh sejarah dan  takdir yang akan bicara dan menuliskan guratannya.

Tapi setidaknya, untuk saat ini dan mungkin beberapa tahun ke depan. Bagi rakyat, negara dan bangsa Indonesia, tak perlu berpikir keras dan menganalisa dengan tajam. Betapa situasi dan kondisi sekarang, begitu kroditnya hingga layak disebut “ah amburadul semua”.

Masihkah rakyat  membutuhkan kehadiran  negara?. Masihkah rakyat perlu keberadaan pemerintah?.

Apakah Pancasila, UUD 1945 dan NKRI masih penting untuk diharapkan?. Sampai kapan agama dijadikan komoditas?, hingga  bisa tetap dipakai untuk dinista sekaligus dimanfaatkan?. Haruskah negeri ini menunggu amuk massa, menunggu momen yang tepat  munculnya pemberontakan?. Akankah republik ini akan melahirkan revolusinya sendiri?. Tak ada yang tahu, coba kita tanyakan pada hutan yang ditebang, koruptor yang menghilang dan para pemimpin yang keahliannya hanya bisa  jual tampang dan bergaya tanpa isi kepala.

“Ah amburadul semua, semuanya memang amburadul?” (FNN)

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2Lihat semua

Ikuti update terbaru di Channel Telegram Eramuslim. Klik di Sini!!!

loading...

Rekomendasi

Amplop Kosong

Senin, 28/12/2009 11:25

Nikmat yang Tak Aku Dustakan

Rabu, 14/02/2007 06:20

Empat Masalah dalam Berdebat

Senin, 22/02/2010 13:30

Anak Menjadi Jenuh Belajar

Rabu, 18/08/2010 07:07

Madrasah Di Lahan Sempit

Minggu, 07/12/2008 18:13

Baca Juga

Uncategorized Lainnya

Trending